Ikatan Alumni Doktor UIJ Gelar Raker Ke-1, Perkuat Sinergi Riset dan Pengabdian Umat
Ahmad zuhdi
Ahad, 20 September 2026 - 13:43 WIB
Ikatan Alumni Doktor Universitas Islam Jakarta (IKAD UIJ) sukses menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) ke-1 yang berlangsung di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Ahad (20/9/2026). Foto: Ahmad Zuhdi.
Ikatan Alumni Doktor Universitas Islam Jakarta (IKAD UIJ) sukses menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) ke-1 yang berlangsung di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Ahad (20/9/2026). Raker perdana ini mengusung tema “Menguatkan Ukhuwah, Menebar Manfaat untuk Umat dan Peradaban” sebagai komitmen nyata para alumni dalam memberikan kontribusi strategis bagi pengembangan kampus dan masyarakat luas.
Ketua IKAD UIJ, Dr Kheriawan, menjelaskan bahwa wadah alumni doktor ini sebenarnya telah dibentuk melalui proses musyawarah sejak Oktober 2025 lalu. Struktur kepengurusan IKAD UIJ kini diperkuat oleh lima departemen utama, yaitu Departemen Pengembangan SDM, Organisasi, dan Kerja Sama; Departemen Teknologi, Media, dan Informasi; Departemen Sosial dan Pengabdian Masyarakat; Departemen Dakwah, Pendidikan, dan Pengembangan Intelektual; serta Departemen Kewirausahaan dan Pemberdayaan Ekonomi.
Kheriawan menegaskan bahwa penyelenggaraan raker ini merupakan manifestasi dalam memperkuat struktur organisasi dan menunaikan amanah kepengurusan. Menurutnya, pada kepengurusan periode pertama ini, IKAD UIJ fokus pada program-program kerja yang realistis, taktis, dan menyentuh kebutuhan internal alumni serta almamater.
"Di periode pertama, tidak perlu menyusun program yang muluk-muluk, tidak perlu banyak anggaran, dan sebagainya, tetapi lebih banyak kumpul-kumpul dulu, men-support adik-adik kelas kita yang belum selesai. Ini sebagai bentuk terima kasih dan syukur," ujar Kheriawan menekankan prinsip kebersamaan organisasi.
Apresiasi tinggi disampaikan oleh Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UIJ, Dr Syahrullah. Ia menilai tema raker yang diangkat sangat luar biasa dan bernilai strategis. Menurutnya, pertemuan ini tidak sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum penting untuk menyatukan gagasan dan menyelaraskan riset-riset yang telah dihasilkan oleh para doktor.
Syahrullah mengingatkan bahwa berhimpunnya para doktor bukan sekadar formalitas akademik, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan intelektual yang besar. Dalam pandangannya, terdapat tiga fokus utama yang perlu ditindaklanjuti oleh IKAD UIJ. Pertama, membangun sinergi dan kolaborasi riset antara alumni dan kampus sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
"Kedua, memberikan kontribusi pemikiran berupa rekomendasi kebijakan strategis bagi pemerintah, akademisi, dan umat. Ketiga, melahirkan aksi nyata berbasis teori akademik yang berdampak langsung pada masyarakat, sembari tetap merangkul alumni jenjang S1 dan S2 untuk meningkatkan kapasitas diri," ujarnya di kesempatan sama.
Ketua IKAD UIJ, Dr Kheriawan, menjelaskan bahwa wadah alumni doktor ini sebenarnya telah dibentuk melalui proses musyawarah sejak Oktober 2025 lalu. Struktur kepengurusan IKAD UIJ kini diperkuat oleh lima departemen utama, yaitu Departemen Pengembangan SDM, Organisasi, dan Kerja Sama; Departemen Teknologi, Media, dan Informasi; Departemen Sosial dan Pengabdian Masyarakat; Departemen Dakwah, Pendidikan, dan Pengembangan Intelektual; serta Departemen Kewirausahaan dan Pemberdayaan Ekonomi.
Kheriawan menegaskan bahwa penyelenggaraan raker ini merupakan manifestasi dalam memperkuat struktur organisasi dan menunaikan amanah kepengurusan. Menurutnya, pada kepengurusan periode pertama ini, IKAD UIJ fokus pada program-program kerja yang realistis, taktis, dan menyentuh kebutuhan internal alumni serta almamater.
"Di periode pertama, tidak perlu menyusun program yang muluk-muluk, tidak perlu banyak anggaran, dan sebagainya, tetapi lebih banyak kumpul-kumpul dulu, men-support adik-adik kelas kita yang belum selesai. Ini sebagai bentuk terima kasih dan syukur," ujar Kheriawan menekankan prinsip kebersamaan organisasi.
Apresiasi tinggi disampaikan oleh Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UIJ, Dr Syahrullah. Ia menilai tema raker yang diangkat sangat luar biasa dan bernilai strategis. Menurutnya, pertemuan ini tidak sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum penting untuk menyatukan gagasan dan menyelaraskan riset-riset yang telah dihasilkan oleh para doktor.
Syahrullah mengingatkan bahwa berhimpunnya para doktor bukan sekadar formalitas akademik, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan intelektual yang besar. Dalam pandangannya, terdapat tiga fokus utama yang perlu ditindaklanjuti oleh IKAD UIJ. Pertama, membangun sinergi dan kolaborasi riset antara alumni dan kampus sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
"Kedua, memberikan kontribusi pemikiran berupa rekomendasi kebijakan strategis bagi pemerintah, akademisi, dan umat. Ketiga, melahirkan aksi nyata berbasis teori akademik yang berdampak langsung pada masyarakat, sembari tetap merangkul alumni jenjang S1 dan S2 untuk meningkatkan kapasitas diri," ujarnya di kesempatan sama.