PBNU Resmi Umumkan Susunan Pengurus Masa Khidmah 2026–2031, Akomodasi Keterwakilan Disabilitas
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi mengumumkan susunan lengkap kepengurusan untuk masa khidmah 2026–2031. Pengumuman struktur organisasi tersebut dilaksanakan di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, pada Rabu (30/9/2026) malam.
Agenda pengumuman jajaran pengurus baru ini dihadiri langsung oleh pucuk pimpinan PBNU, di antaranya Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib Aam PBNU Prof KH Mohammad Nuh, Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), serta Sekretaris Jenderal PBNU Gudfan Arif.
Dalam keterangannya, Katib Aam PBNU Prof KH Mohammad Nuh menjelaskan bahwa penetapan Katib Aam dan Sekretaris Jenderal dilakukan lebih awal untuk memenuhi tata tertib administrasi organisasi. Hal ini disebabkan Surat Keputusan (SK) pengesahan susunan komposisi dan personalia PBNU memerlukan tanda tangan resmi dari empat pejabat utama. Oleh karena itu, dokumen pengesahan kepengurusan periode ini diterbitkan di bawah SK PBNU Nomor 2/PB.01/A.II.01.01/99/09/2026.
Prof Nuh juga menyoroti hal baru dalam jajaran kepengurusan PBNU kali ini, yakni dibukanya ruang inklusivitas melalui keterwakilan kelompok disabilitas. Kehadiran perwakilan disabilitas di jajaran kepengurusan PBNU diharapkan mampu memperkuat komitmen kepedulian sosial dan kesetaraan di tubuh organisasi.
Baca Juga:Muhammadiyah Resmi Tetapkan Awal Ramadhan 2027 Jatuh Pada 28 Februari
Struktur resmi kepengurusan PBNU masa khidmah 2026–2031 mencakup jajaran Mustasyar, Pengurus Harian Syuriyah, A'wan, serta Pengurus Harian Tanfidziyah. Berikut adalah susunan lengkap personalia PBNU 2026–2031:
MUSTASYAR