Djokovic Juara China Open 2026 Setelah Duel Dramatis Lawan De Minaur dan Bawa Hadiah 11,9 Miliar
Sururi alfaruq
Selasa, 06 Oktober 2026 - 19:58 WIB
Novak Djokovic kembali menunjukkan dominasinya di Beijing. Petenis Serbia itu menjuarai China Open 2026 setelah Alex de Minaur mundur karena cedera paha usai set pertama yang dimenangi Djokovic lewat
LANGIT7.ID-Beijing; Novak Djokovic benar benar masih terlalu perkasa. Penampilannya di China Open yang digelar di Beijing, memberi bukti dia masih sanggup meladeni pemain-pemain yang lebih muda. Penampilannya tidak bisa dianggap biasa. Djokovic sangat luar biasa. Semua pukulannya penuh power dan menyulitkan lawan. Terbukti semua lawan di China Open dia libas, hingga sukses menjadi juara.
Sukses di China Open ini secara tidak langsung memberi penjelasan bahwa Djokovic kembali menegaskan statusnya sebagai raja lapangan keras Beijing. Petenis Serbia berusia 39 tahun itu keluar sebagai juara China Open 2026 setelah mengalahkan Alex de Minaur di partai final, Selasa (6/10) malam waktu setempat. Djokovic dinyatakan menang setelah De Minaur di set kedua memilih mundur karena cedera paha. Pertarungan di set pertama yang dimenangkan Djokovic lewat tiebreak 7-6, membuat De Minaur kelelahan karena meladeni bola bola Djokovic yang panjang menusuk ke arah sudut sudut lapangan. Ini yang membuat De Minaur tak sanggup melanjutkan di set kedua meski sempat unggul 1-0. Atas tragedi ini membuat De Minaur yang duduk di kursi pasca menyerah menangis sambil menutip wajahnya dengan handuk. Pelatih utama De Minaur, Lleyton Hewitt yang duduk di kursi pelatih juga tak bisa menyembunyikan kesedihannya hingga meneteskan air mata.
Bagi Djokovic, gelar ke-7 di Beijing ini tidak datang melalui jalan yang mulus. Drama besar terjadi di semifinal ketika Daniil Medvedev didiskualifikasi karena insiden memukul bola yang mengenai penonton.
Insiden bermula saat Medvedev tertinggal 7-5, 5-3 dari Djokovic. Dalam momen frustrasi, petenis Rusia itu memukul bola yang memantul dari papan iklan dan mengenai penonton di barisan depan.
Penonton pria tersebut langsung memegang mata kirinya dan dibantu keluar dari tribun oleh petugas stadion. Medvedev pun langsung menyampaikan permintaan maafnya di lapangan .
"Saya sangat menyesal. Saya harap dia baik-baik saja," ujar Medvedev usai pertandingan.
Djokovic yang mengetahui insiden serupa pernah menimpanya di US Open 2020 mengaku turut prihatin. "Saya tahu persis bagaimana rasanya didiskualifikasi di pertandingan besar. Saya yakin Daniil tidak melakukannya dengan sengaja," kata Djokovic .
Sukses di China Open ini secara tidak langsung memberi penjelasan bahwa Djokovic kembali menegaskan statusnya sebagai raja lapangan keras Beijing. Petenis Serbia berusia 39 tahun itu keluar sebagai juara China Open 2026 setelah mengalahkan Alex de Minaur di partai final, Selasa (6/10) malam waktu setempat. Djokovic dinyatakan menang setelah De Minaur di set kedua memilih mundur karena cedera paha. Pertarungan di set pertama yang dimenangkan Djokovic lewat tiebreak 7-6, membuat De Minaur kelelahan karena meladeni bola bola Djokovic yang panjang menusuk ke arah sudut sudut lapangan. Ini yang membuat De Minaur tak sanggup melanjutkan di set kedua meski sempat unggul 1-0. Atas tragedi ini membuat De Minaur yang duduk di kursi pasca menyerah menangis sambil menutip wajahnya dengan handuk. Pelatih utama De Minaur, Lleyton Hewitt yang duduk di kursi pelatih juga tak bisa menyembunyikan kesedihannya hingga meneteskan air mata.
Bagi Djokovic, gelar ke-7 di Beijing ini tidak datang melalui jalan yang mulus. Drama besar terjadi di semifinal ketika Daniil Medvedev didiskualifikasi karena insiden memukul bola yang mengenai penonton.
Insiden bermula saat Medvedev tertinggal 7-5, 5-3 dari Djokovic. Dalam momen frustrasi, petenis Rusia itu memukul bola yang memantul dari papan iklan dan mengenai penonton di barisan depan.
Penonton pria tersebut langsung memegang mata kirinya dan dibantu keluar dari tribun oleh petugas stadion. Medvedev pun langsung menyampaikan permintaan maafnya di lapangan .
"Saya sangat menyesal. Saya harap dia baik-baik saja," ujar Medvedev usai pertandingan.
Djokovic yang mengetahui insiden serupa pernah menimpanya di US Open 2020 mengaku turut prihatin. "Saya tahu persis bagaimana rasanya didiskualifikasi di pertandingan besar. Saya yakin Daniil tidak melakukannya dengan sengaja," kata Djokovic .