Survei CELIOS: 75% Masyarakat Stres Hadapi Kebijakan Pemerintah, 55% Tak Mau Lagi Pilih Prabowo
Lusi mahgriefie
Senin, 12 Oktober 2026 - 19:12 WIB
Survei CELIOS: 75% Masyarakat Stres Hadapi Kebijakan Pemerintah, 55% Tak Mau Lagi Pilih Prabowo
Hasil survei Center of Economic and Law Studies (CELIOS) menunjukkan sebanyak 75 persen mengaku stres menghadapi kebijakan pemerintah. Tak hanya itu, berdasarkan riset, 55 persen responden yang sebelumnya memilih Prabowo menyatakan tidak akan memilihnya kembali pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.
Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira dalam peluncuran laporan Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran secara virtual pada Minggu (11/10). Sementara hasil riset tersebut dipublikasikan pada Senin (12/10/2026).
Bhima mengatakan, tekanan yang dirasakan masyarakat berkaitan dengan sejumlah persoalan, terutama kenaikan harga kebutuhan pokok, kesulitan memperoleh pekerjaan, serta penegakan hukum.
"Kami coba menanyakan terkait dengan perasaan stres terhadap kebijakan pemerintah. Dari 1.122 responden, jawabannya, 75 persen itu merasa stres dengan kebijakan pemerintah dan spesifik 67 persen stres dengan perilaku dari Prabowo Subianto," ungkap Bhima.
Baca juga:Survei BPS: Kepuasan Layanan Haji 2026 Capai 83,28%, Transportasi Jadi yang Tertinggi
Ia menambahkan bahwa angka tersebut merupakan persepsi responden yang dihimpun dalam penelitian CELIOS. Dengan demikian, hasil riset menggambarkan jawaban peserta survei sehingga tidak bisa menjadi bukti bahwa seluruh masyarakat Indonesia mengalami kondisi yang sama.
55 Persen Menolak Memilih Prabowo Kembali
Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira dalam peluncuran laporan Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran secara virtual pada Minggu (11/10). Sementara hasil riset tersebut dipublikasikan pada Senin (12/10/2026).
Bhima mengatakan, tekanan yang dirasakan masyarakat berkaitan dengan sejumlah persoalan, terutama kenaikan harga kebutuhan pokok, kesulitan memperoleh pekerjaan, serta penegakan hukum.
"Kami coba menanyakan terkait dengan perasaan stres terhadap kebijakan pemerintah. Dari 1.122 responden, jawabannya, 75 persen itu merasa stres dengan kebijakan pemerintah dan spesifik 67 persen stres dengan perilaku dari Prabowo Subianto," ungkap Bhima.
Baca juga:Survei BPS: Kepuasan Layanan Haji 2026 Capai 83,28%, Transportasi Jadi yang Tertinggi
Ia menambahkan bahwa angka tersebut merupakan persepsi responden yang dihimpun dalam penelitian CELIOS. Dengan demikian, hasil riset menggambarkan jawaban peserta survei sehingga tidak bisa menjadi bukti bahwa seluruh masyarakat Indonesia mengalami kondisi yang sama.
55 Persen Menolak Memilih Prabowo Kembali