Indonesia Jadi Tuan Rumah WCCE 2026, Momen Strategis dalam Diplomasi Ekonomi Kreatif
Lusi mahgriefie
Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:18 WIB
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya.
Indonesia terpilih menjadi tuan rumah World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 yaitu sebuah konferensi ekonomi kreatif internasional yang akan berlangsung pada 21-23 Oktober 2026 di Jakarta.
Dalam penyelenggaraan yang kelima, WCCE 2026 mengangkat tema "Inclusively Creative: Collective Continuity", WCCE 2026 menegaskan urgensi inklusivitas, kolaborasi, dan keberlanjutan dalam membangun masa depan ekonomi kreatif.
Perhelatan ini menjadi momentum strategis bagi Indonesia untuk memperkuat kepemimpinan dalam diplomasi ekonomi kreatif dunia, memperluas akses pasar bagi pegiat industri kreatif, serta mengakselerasi ekonomi kreatif yang punya peran penting dalam agenda pembangunan global setelah berakhirnya Sustainable Development Goals (SDGs) pada 2030.
Pemilihan Jakarta sebagai lokasi penyelenggaraan memperkuat relevansi WCCE dengan transformasi kota metropolitan menuju pusat kreativitas dan inovasi global.
Jakarta dinilai memiliki identitas kuat yang mengembangkan ekosistem bisnis, budaya, komunitas, serta industri kreatif beragam. Pengembangan kawasan yang ramah pejalan kaki dan jaringan transportasi publik yang terintegrasi, antara lain melalui Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, Light Rail Transit (LRT), TransJakarta, dan Kereta Rel Listrik (KRL-Commuter Line), menjadi modal penting untuk mendukung mobilitas peserta sekaligus menghadirkan pengalaman kota yang lebih mudah diakses.
Baca juga:Resmikan Masjid Apung An-Nur di Ancol, Gubernur Pramono: Landmark Baru di Pesisir Jakarta
Konferensi akan berlangsung di Hotel Indonesia (HI) Kempinski. Sementara Sudirman Central Business District (SCBD) dipilih sebagai area aktivasi Creativillage.
Dalam penyelenggaraan yang kelima, WCCE 2026 mengangkat tema "Inclusively Creative: Collective Continuity", WCCE 2026 menegaskan urgensi inklusivitas, kolaborasi, dan keberlanjutan dalam membangun masa depan ekonomi kreatif.
Perhelatan ini menjadi momentum strategis bagi Indonesia untuk memperkuat kepemimpinan dalam diplomasi ekonomi kreatif dunia, memperluas akses pasar bagi pegiat industri kreatif, serta mengakselerasi ekonomi kreatif yang punya peran penting dalam agenda pembangunan global setelah berakhirnya Sustainable Development Goals (SDGs) pada 2030.
Pemilihan Jakarta sebagai lokasi penyelenggaraan memperkuat relevansi WCCE dengan transformasi kota metropolitan menuju pusat kreativitas dan inovasi global.
Jakarta dinilai memiliki identitas kuat yang mengembangkan ekosistem bisnis, budaya, komunitas, serta industri kreatif beragam. Pengembangan kawasan yang ramah pejalan kaki dan jaringan transportasi publik yang terintegrasi, antara lain melalui Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, Light Rail Transit (LRT), TransJakarta, dan Kereta Rel Listrik (KRL-Commuter Line), menjadi modal penting untuk mendukung mobilitas peserta sekaligus menghadirkan pengalaman kota yang lebih mudah diakses.
Baca juga:Resmikan Masjid Apung An-Nur di Ancol, Gubernur Pramono: Landmark Baru di Pesisir Jakarta
Konferensi akan berlangsung di Hotel Indonesia (HI) Kempinski. Sementara Sudirman Central Business District (SCBD) dipilih sebagai area aktivasi Creativillage.