MUI DKI Siapkan Diplomat Non-State Wujudkan Jakarta Global
Bidang Kerja Sama Luar Negeri Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan Pelatihan Diplomasi Islam Wasatiyah Tingkat Dasar di bilangan Matraman, Jakarta, pada Kamis (22/10/2026), guna memperkuat kapasitas keilmuan hubungan internasional demi mewujudkan Jakarta sebagai kota global. Ketua Bidang Kerja Sama Luar Negeri MUI DKI Jakarta, Ustaz Dr Mohammad Idrus, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut.
"Bidang Kerja Sama Luar Negeri di tingkat provinsi merupakan salah satu struktur khusus yang tidak dimiliki oleh semua MUI di daerah lain, di mana MUI Provinsi DKI Jakarta menjadi salah satu pelopornya," ujarnya.
Doktor Idrus menegaskan bahwa bidang yang dipimpinnya memiliki dua tugas utama yang diemban secara berkesinambungan. Tugas pertama adalah menjalankan fungsi sebagai mitra strategis pemerintah atau sahibul hukumah untuk memberikan dukungan maksimal kepada Pemprov DKI Jakarta.
Peran sebagai mitra pemerintah tersebut diwujudkan secara nyata melalui komitmen kelembagaan untuk menyukseskan berbagai program daerah. "MUI DKI Jakarta berkomitmen untuk menjadi bagian penting bagi DKI Jakarta untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global dan berbudaya," ujar Dr Idrus.
Adapun tugas kedua dari bidang kerja sama luar negeri ini adalah bertindak sebagai perpanjangan tangan dari Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional MUI Pusat. Melalui posisi ini, MUI DKI Jakarta siap mengejawantahkan seluruh program, komitmen, serta idealisme kelembagaan yang digariskan oleh pimpinan pusat secara nasional.
Baca Juga:MUI Cetak Kader Ulama dan Ormas Islam sebagai Diplomat Non-State
Untuk mewujudkan visi besar menjadikan Jakarta sebagai kota global, Ustaz Idrus menekankan perlunya kehadiran para pelaku diplomasi non-pemerintah. "Tugas-tugas yang kami emban di MUI Provinsi DKI Jakarta ini untuk bagaimana mewujudkan Jakarta sebagai kota global ini membutuhkan diplomat-diplomat non-state," tegasnya di hadapan puluhan peserta.