home global news

Andrea Bocelli, Paradoks dan Pembusukan Nama Baik Presiden Prabowo

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:58 WIB
Anwar Abbas mengkritik izin konser Andrea Bocelli di Indonesia dan menyoroti komitmen pemerintah terhadap Palestina.


Oleh: Anwar Abbas

LANGIT7.ID-Luar biasa. Para pembantu presiden memberi izin kepada Andrea Bocelli seorang penyanyi kelas dunia yang dikenal sebagai pendukung berat Israel untuk tampil dalam konser musik di indonesia.

Itu sama saja artinya kita menerima dan membenarkan penjajahan yang dilakukan oleh Israel terhadap rakyat Palestina.

Sikap dari para pembantu Presiden yang seperti itu, yang tidak memperhatikan idiologi dalam mengelola negara, jelas tidak sesuai jiwa dan semangatnya dengan amanat konstitusi seperti yang terdapat dalam alinea pertama dari pembukaan UUD 1945 yang mengatakan bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Oleh karena itu keputusan dari para pembantu presiden tersebut jelas merupakan sebuah tindak pelecehan terhadap konstitusi.

Akibatnya sudah jelas dimana persatuan dan kesatuan di antara kita sebagai warga bangsa akan retak dan nama baik Presiden Prabowo sendiri di mata sebagian besar rakyat di negeri ini akan bermasalah karena Prabowo dilihat hanya sibuk dengan pasal 33 dari UUD 1945 tetapi abai dengan jati diri bangsanya sendiri sebagai bangsa yang anti terhadap penjajahan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya