Seruan Cancel Culture Raffi Ahmad Mencuat, Acara Diboikot Hingga Bisnis Saham pun Anjlok
Lusi mahgriefie
Selasa, 03 November 2026 - 07:26 WIB
Seruan Cancel Culture Raffi Ahmad Mencuat, Acara Diboikot Hingga Bisnis Saham pun Anjlok
Seruan cancel culture terhadap Raffi Ahmad makin melebar dan berdampak ke beberapa kegiatan hiburan di bawah naungan RANS Entertainment, hingga anjloknya saham PT Rans Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS)
Sepanjang hari Senin (2/11) harga saham PT Rans Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) bergerak pada rentang tertinggi Rp109 dan terendah Rp101 per lembar saham. Kemudian harga saham RANS turun 5,56 persen dalam 24 jam terakhir.
Saham RANS ditutup di level Rp102 per saham, turun 6 poin dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp108 per saham. Mengutip dari ringkasan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Penurunan harga saham tersebut terjadi seusai ramainya seruan aksi boikot dari publik yang digaungkan melalui media sosial terhadap acara RANS Carnival di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada 31 Oktober-1 November 2026.
Baca juga:Polemik Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Akui Hanya Diundang dan Klarifikasi Soal Sponsor
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 0,79 persen ke level 5.096,83. Dengan demikian, saham RANS bergerak berlawanan arah atau lebih rendah dibandingkan IHSG pada perdagangan hari ini.
Di akhir perdagangan, antrean jual saham RANS berada di harga Rp102 per saham dengan volume 414.500 lembar saham. Sementara itu, antrian beli tercatat di harga Rp101 per saham dengan volume 705.000 lembar saham. Saham RANS juga tercatat diperdagangkan sebanyak 54,28 juta lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp5,55 miliar, sedangkan frekuensi transaksi saham RANS sepanjang perdagangan mencapai 4.138 kali.
Sepanjang hari Senin (2/11) harga saham PT Rans Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) bergerak pada rentang tertinggi Rp109 dan terendah Rp101 per lembar saham. Kemudian harga saham RANS turun 5,56 persen dalam 24 jam terakhir.
Saham RANS ditutup di level Rp102 per saham, turun 6 poin dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp108 per saham. Mengutip dari ringkasan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Penurunan harga saham tersebut terjadi seusai ramainya seruan aksi boikot dari publik yang digaungkan melalui media sosial terhadap acara RANS Carnival di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada 31 Oktober-1 November 2026.
Baca juga:Polemik Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Akui Hanya Diundang dan Klarifikasi Soal Sponsor
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 0,79 persen ke level 5.096,83. Dengan demikian, saham RANS bergerak berlawanan arah atau lebih rendah dibandingkan IHSG pada perdagangan hari ini.
Di akhir perdagangan, antrean jual saham RANS berada di harga Rp102 per saham dengan volume 414.500 lembar saham. Sementara itu, antrian beli tercatat di harga Rp101 per saham dengan volume 705.000 lembar saham. Saham RANS juga tercatat diperdagangkan sebanyak 54,28 juta lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp5,55 miliar, sedangkan frekuensi transaksi saham RANS sepanjang perdagangan mencapai 4.138 kali.