Tabrakan Dengan Marquez di Qatar Jadi Insiden Yang Bikin Marco Bezzecchi Merasa Hilang Harapan
Sururi alfaruq
Ahad, 08 November 2026 - 07:15 WIB
Marco Bezzecchi terjatuh usai bersenggolan dengan Marc Marquez di Sprint Qatar.
LANGIT7.ID-Qatar;Marco Bezzecchi mengungkapkan kronologi insiden tabrakan dengan Marc Marquez dalam Sprint MotoGP Qatar 2026. Insiden tersebut menggagalkan peluang Bezzecchi meraih kemenangan sekaligus menjadi pukulan bagi ambisinya dalam perebutan gelar juara dunia.
Bezzecchi yang meraih pole position dan difavoritkan memenangi Sprint harus mengakhiri balapan lebih awal setelah terjatuh akibat bersenggolan dengan Marquez. Keduanya terlibat perebutan posisi ketika Bezzecchi mencoba memanfaatkan situasi saat Marquez sedikit melebar di Tikungan 1 pada lap keempat dari total 10 lap.
Benturan tersebut membuat airbag Marquez mengembang. Namun, pembalap Ducati itu masih mampu mengendalikan motornya dan melanjutkan balapan, sementara Bezzecchi terjatuh.
Insiden tersebut semakin memperberat perjuangan pembalap Italia itu dalam persaingan gelar juara dunia. "Bukan Sprint seperti yang saya inginkan, tentu saja, setelah kualifikasi dan akhir pekan yang sangat baik," kata Bezzecchi kepada TNT Sports. "Kalian sudah melihat rekamannya.
Saya mencoba mempertahankan jalur balap saya, tetapi kontak terjadi. Jadi, sebenarnya tidak banyak yang bisa saya lakukan untuk menghindarinya." "Pada akhirnya, saya yang terjatuh. Namun, itulah balapan. Sekarang kami harus melangkah maju dan mencoba bangkit pada balapan besok," ujarnya.
Steward FIM sempat menyelidiki insiden tersebut. Namun, mereka memutuskan tidak perlu menjatuhkan sanksi atau mengambil tindakan lebih lanjut. Sebelum insiden itu terjadi, Bezzecchi sebenarnya sudah kehilangan posisi dari Marquez saat restart.
Sprint sempat dihentikan dengan bendera merah setelah Francesco Bagnaia mengalami kecelakaan pada lap pembuka. "Start pertama sebelum bendera merah berjalan bagus. Namun, pada start kedua, motor saya sedikit terangkat di roda depan (wheelie). Saya kehilangan sedikit akselerasi dan posisi dari Marc," kata Bezzecchi.
Bezzecchi yang meraih pole position dan difavoritkan memenangi Sprint harus mengakhiri balapan lebih awal setelah terjatuh akibat bersenggolan dengan Marquez. Keduanya terlibat perebutan posisi ketika Bezzecchi mencoba memanfaatkan situasi saat Marquez sedikit melebar di Tikungan 1 pada lap keempat dari total 10 lap.
Benturan tersebut membuat airbag Marquez mengembang. Namun, pembalap Ducati itu masih mampu mengendalikan motornya dan melanjutkan balapan, sementara Bezzecchi terjatuh.
Insiden tersebut semakin memperberat perjuangan pembalap Italia itu dalam persaingan gelar juara dunia. "Bukan Sprint seperti yang saya inginkan, tentu saja, setelah kualifikasi dan akhir pekan yang sangat baik," kata Bezzecchi kepada TNT Sports. "Kalian sudah melihat rekamannya.
Saya mencoba mempertahankan jalur balap saya, tetapi kontak terjadi. Jadi, sebenarnya tidak banyak yang bisa saya lakukan untuk menghindarinya." "Pada akhirnya, saya yang terjatuh. Namun, itulah balapan. Sekarang kami harus melangkah maju dan mencoba bangkit pada balapan besok," ujarnya.
Steward FIM sempat menyelidiki insiden tersebut. Namun, mereka memutuskan tidak perlu menjatuhkan sanksi atau mengambil tindakan lebih lanjut. Sebelum insiden itu terjadi, Bezzecchi sebenarnya sudah kehilangan posisi dari Marquez saat restart.
Sprint sempat dihentikan dengan bendera merah setelah Francesco Bagnaia mengalami kecelakaan pada lap pembuka. "Start pertama sebelum bendera merah berjalan bagus. Namun, pada start kedua, motor saya sedikit terangkat di roda depan (wheelie). Saya kehilangan sedikit akselerasi dan posisi dari Marc," kata Bezzecchi.