Hari Pertama KTT G20, Presiden Jokowi akan Bahas Ekonomi dan Kesehatan Global
Garry Talentedo Kesawa
Sabtu, 30 Oktober 2021 - 12:32 WIB
Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, saat menyampaikan keterangannya di Hotel Splendide Royal, Roma. (Foto: ANTARA/Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah tiba di Roma, Italia, Sabtu (30/10), untuk mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Sejumlah agenda padat pun sudah menanti orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno L.P. Marsudi, mengatakan jika Presiden Jokowi akan menghadiri sesi mengenai ekonomi dan kesehatan global di hari pertama KTT G20.
"Presiden Republik Indonesia sudah akan melakukan kegiatan yang sangat padat, yaitu antara lain menghadiri sesi mengenai global economy and global health," ujar Menlu Retno dalam keterangan tertulisnya di Hotel Splendide Royal, Roma.
Baca juga:Jokowi Tiba di Italia untuk Hadiri KTT G20
Presiden Jokowi juga dijadwalkan akan menghadiri side event mengenai dukungan usaha kecil dan menengah dan bisnis milik perempuan dan secara khusus diminta untuk menjadi pembicara.
Jokowi sebelumnya menyatakan bahwa undangan ini menunjukkan pengakuan dunia terhadap kebijakan keberpihakan pemerintah Indonesia kepada UMKM dan peran perempuan dalam bisnis UMKM.
"Kemudian Bapak Presiden juga akan menghadiri acara budaya dan jamuan makan malam yang akan dituanrumahi oleh Perdana Menteri Italia," ucap Menlu Retno.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno L.P. Marsudi, mengatakan jika Presiden Jokowi akan menghadiri sesi mengenai ekonomi dan kesehatan global di hari pertama KTT G20.
"Presiden Republik Indonesia sudah akan melakukan kegiatan yang sangat padat, yaitu antara lain menghadiri sesi mengenai global economy and global health," ujar Menlu Retno dalam keterangan tertulisnya di Hotel Splendide Royal, Roma.
Baca juga:Jokowi Tiba di Italia untuk Hadiri KTT G20
Presiden Jokowi juga dijadwalkan akan menghadiri side event mengenai dukungan usaha kecil dan menengah dan bisnis milik perempuan dan secara khusus diminta untuk menjadi pembicara.
Jokowi sebelumnya menyatakan bahwa undangan ini menunjukkan pengakuan dunia terhadap kebijakan keberpihakan pemerintah Indonesia kepada UMKM dan peran perempuan dalam bisnis UMKM.
"Kemudian Bapak Presiden juga akan menghadiri acara budaya dan jamuan makan malam yang akan dituanrumahi oleh Perdana Menteri Italia," ucap Menlu Retno.