Piala AFF 2020
Shin Tae-yong Sindir Klub di Indonesia Banyak Memakai Jasa Striker Asing
Garry Talentedo Kesawa
Ahad, 02 Januari 2022 - 19:05 WIB
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong kesulitan mencari striker berkualitas karena banyak klub pakai jasa striker asing. (foto: pssi.org)
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menyebut jika kekurangan pasukannya ada di sektor penyerang.
Hal ini disampaikan Shin Tae-yong dalam sesi pers conference usai pertandingan final leg 2 Piala AFF 2020 Indonesia melawan Thailand yang berkesudahan 2-2.
"Posisi ini paling lemah di skuat ini. Susah mencari striker lokal," ujar Shin Tae-yong dikutip Minggu (2/1/2022).
Pelatih asal Korea Selatan itu mengatakan, meski banyak klub bagus di Indonesia, namun klub sering kali mengincar striker asing. Hal ini menyebabkan penyerang lokal tidak kebagian tempat untuk mengasah bakat.
Alhasil, pemain muda sering kali menghindari posisi striker karena kecil kemungkinan bakal dipakai klub. Namun demikian, untuk posisi lainnya stok pemain lokal melimpah ruah.
"Klub-klub banyak memakai orang asing sebagai 'striker' dan itu membuat penyerang Indonesia sulit berkembang," tegasnya.
Baca juga:PSSI Apresiasi Tinggi Pencapaian Timnas Indonesia
Hal ini disampaikan Shin Tae-yong dalam sesi pers conference usai pertandingan final leg 2 Piala AFF 2020 Indonesia melawan Thailand yang berkesudahan 2-2.
"Posisi ini paling lemah di skuat ini. Susah mencari striker lokal," ujar Shin Tae-yong dikutip Minggu (2/1/2022).
Pelatih asal Korea Selatan itu mengatakan, meski banyak klub bagus di Indonesia, namun klub sering kali mengincar striker asing. Hal ini menyebabkan penyerang lokal tidak kebagian tempat untuk mengasah bakat.
Alhasil, pemain muda sering kali menghindari posisi striker karena kecil kemungkinan bakal dipakai klub. Namun demikian, untuk posisi lainnya stok pemain lokal melimpah ruah.
"Klub-klub banyak memakai orang asing sebagai 'striker' dan itu membuat penyerang Indonesia sulit berkembang," tegasnya.
Baca juga:PSSI Apresiasi Tinggi Pencapaian Timnas Indonesia