Beks to Nature, Tanam Kebaikan Awal Tahun Lewat Festival Pohon
Muhajirin
Selasa, 18 Januari 2022 - 20:00 WIB
Kegiatan Festival Pohon yang diikuti berbagai komunitas dan elemen masyarakat di Kota Bekasi (Dok Panitia)
Awal tahun bisa jadi awal yang tepat membuat resolusi baru, terutama mengenai kepekaan kita terhadap lingkungan yang semakin tahun semakin memburuk. Seperti masyarakat Kota Bekasi yang kompak menanam kebaikan di awal tahun dengan aksi tanam pohon di acara "Festival Pohon: Beks to Nature", pada 16 Januari 2022.
Berawal dari keresahan semakin minimnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bekasi, komunitas Bangun Kota dan Kejar Kebaikan mengajak puluhan komunitas lintas bidang di Kota Bekasi, berkolaborasi menginisiasi program tentang lingkungan yang tidak hanya sekedar acara seremonial, tapi juga bisa berdampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan di Kota Bekasi secara berkelanjutan.
Berkonsep festival, acara ini dikemas kreatif dalam beragam kegiatan yakni, Tanam Pohon Kebaikan, Community Gathering, Workshop Eco-print, Workshop Kokedama, Eco-Talk, Community Performance dan Galeri Komunitas. Acara yang diselenggarakan di Pasar Alam, Vida, Kota Bekasi ini juga menerapkan prinsip ramah lingkungan.
Panitia berusaha meminimalisir penggunaan produk yang berpotensi menghasilkan sampah, terutama pada bidang konsumsi. Harapannya, dengan mem-festivalisasi kegiatan ini, "pesan" mengenai kepedulian lingkungan semakin mudah tersampaikan dan memiliki gaung resonansi yang semakin luas.
Selain resolusi menanam kebaikan melalui tanam pohon, peserta juga bisa mewujudkan resolusi memiliki keahlian dan hobi baru di tahun 2022 lewat workshop kerajinan bertema lingkungan seperti kokedama yaitu seni tanaman hias ala Jepang dan ecoprint, teknik pola alami pada kain.
Bertema Bekasi untuk Alam, "Beks to Nature" tidak lupa mengajak seluruh peserta untuk lebih meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Seperti mengharuskan membawa tote bag, botol minum dan wadah makanan untuk menikmati konsumsi selama berlangsungnya acara.
Anak-anak juga diajak untuk bermain berbagai permainan tradisional dan olahraga seperti gasing, egrang dan ular tangga. Langkah ini diterapkan sebagai harapan mengurangi produksi sampah di Kota Bekasi dan resolusi penarapan green lifestyle di tahun 2022.
Berawal dari keresahan semakin minimnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bekasi, komunitas Bangun Kota dan Kejar Kebaikan mengajak puluhan komunitas lintas bidang di Kota Bekasi, berkolaborasi menginisiasi program tentang lingkungan yang tidak hanya sekedar acara seremonial, tapi juga bisa berdampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan di Kota Bekasi secara berkelanjutan.
Berkonsep festival, acara ini dikemas kreatif dalam beragam kegiatan yakni, Tanam Pohon Kebaikan, Community Gathering, Workshop Eco-print, Workshop Kokedama, Eco-Talk, Community Performance dan Galeri Komunitas. Acara yang diselenggarakan di Pasar Alam, Vida, Kota Bekasi ini juga menerapkan prinsip ramah lingkungan.
Panitia berusaha meminimalisir penggunaan produk yang berpotensi menghasilkan sampah, terutama pada bidang konsumsi. Harapannya, dengan mem-festivalisasi kegiatan ini, "pesan" mengenai kepedulian lingkungan semakin mudah tersampaikan dan memiliki gaung resonansi yang semakin luas.
Selain resolusi menanam kebaikan melalui tanam pohon, peserta juga bisa mewujudkan resolusi memiliki keahlian dan hobi baru di tahun 2022 lewat workshop kerajinan bertema lingkungan seperti kokedama yaitu seni tanaman hias ala Jepang dan ecoprint, teknik pola alami pada kain.
Bertema Bekasi untuk Alam, "Beks to Nature" tidak lupa mengajak seluruh peserta untuk lebih meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Seperti mengharuskan membawa tote bag, botol minum dan wadah makanan untuk menikmati konsumsi selama berlangsungnya acara.
Anak-anak juga diajak untuk bermain berbagai permainan tradisional dan olahraga seperti gasing, egrang dan ular tangga. Langkah ini diterapkan sebagai harapan mengurangi produksi sampah di Kota Bekasi dan resolusi penarapan green lifestyle di tahun 2022.