Di Makassar, Anies Baswedan Isyaratkan Akan Bertarung di Pilpres
Akbar Nurqadri
Sabtu, 22 Januari 2022 - 15:31 WIB
Anies Baswedan saat diwawancarai wartawan di Makassar, Sabtu (22/1/2021) (foto: langit7.id/Akbar Nurqadri)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan isyarat untuk bertarung di Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Keinginan Anies tersebut muncul, mengingat masa jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta akan berakhir bulan November 2022.
Anies mengaku setelah tugas dan tanggung jawabnya sebagai Gubernur DKI Jakarta selesai, dirinya akan memulai bekerja untuk Pemilihan Presiden.
"Jadi tugas Jakarta ini akan dituntaskan, jadi selama 10 bulan ke depan fokusnya adalah memastikan semua rencana, semua program, semua kegiatan bisa tuntas. Sesudah itu baru kita siapkan mau apa, " kata Anies Baswedan kepada wartawan di Makassar, Sabtu (22/1/2022).
Menurut Anies, di Pemilihan Presiden 2019 sempat ditawarkan menjadi Calon Wakil Presiden, namun dirinya memilih menolak karena masih memiliki tanggung jawab terhadap warga DKI Jakarta.
"Jadi waktu 2019 ada proses pencalonan Presiden, saya waktu itu sempat diundang menjadi Calon Wakil Presiden. Saya katakan tidak. Karena saya ada komitmen dengan warga Jakarta, " katanya.
Namun Pemilihan Presiden 2024 nanti, Anies Baswedan telah mengutarakan niatnya untuk menjadi orang nomor satu di Republik ini.
"Saya komitmen dengan orang-orang mendukung. Dan saya ingin orang tetap percaya proses demokrasi, karena apa yang dijanjikan, akan dilaksanakan. Begitu kami menyatakan akan tugas lima tahun, tunaikan lima tahun. Sekarang 10 bulan lagi untuk lima tahun," urainya.
Anies mengaku setelah tugas dan tanggung jawabnya sebagai Gubernur DKI Jakarta selesai, dirinya akan memulai bekerja untuk Pemilihan Presiden.
"Jadi tugas Jakarta ini akan dituntaskan, jadi selama 10 bulan ke depan fokusnya adalah memastikan semua rencana, semua program, semua kegiatan bisa tuntas. Sesudah itu baru kita siapkan mau apa, " kata Anies Baswedan kepada wartawan di Makassar, Sabtu (22/1/2022).
Menurut Anies, di Pemilihan Presiden 2019 sempat ditawarkan menjadi Calon Wakil Presiden, namun dirinya memilih menolak karena masih memiliki tanggung jawab terhadap warga DKI Jakarta.
"Jadi waktu 2019 ada proses pencalonan Presiden, saya waktu itu sempat diundang menjadi Calon Wakil Presiden. Saya katakan tidak. Karena saya ada komitmen dengan warga Jakarta, " katanya.
Namun Pemilihan Presiden 2024 nanti, Anies Baswedan telah mengutarakan niatnya untuk menjadi orang nomor satu di Republik ini.
"Saya komitmen dengan orang-orang mendukung. Dan saya ingin orang tetap percaya proses demokrasi, karena apa yang dijanjikan, akan dilaksanakan. Begitu kami menyatakan akan tugas lima tahun, tunaikan lima tahun. Sekarang 10 bulan lagi untuk lima tahun," urainya.