Habib Munzir: Kasih Sayang Allah Jauh Lebih Besar dari MurkaNya
Fajar adhitya
Ahad, 30 Januari 2022 - 06:05 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7/iStock.
Pendiri Majelis Rasulullah, almarhum Habib Munzir bin Fuad Al Musawa pernah mengatakan, kelembutan dan kasih sayang Allah melebihi kemurkaan-Nya. Allah SWT menulis kalimat tersebut di atas arsy-Nya.
"Allah mempunyai kemurkaan, namun kelembutan dan kasih sayang Allah, lebih besar dari pada kemurkaan-Nya," ujar Habib Munzir, dikutip dari Instagram Sulthonul Qulub, Ahad (30/1/2022) pagi.
Habib Munzir menjelaskan, bukti bahwa kasih sayang Allah lebih besar dari murkanya yakni, setiap satu pahala yang seorang muslim perbuat, Allah tulis sepuluh hingga 700 kali. Sedangkan dosa hanya ditulis satu saja.
Baca Juga:Memahami Alam Jin, Punya Fasilitas Seperti Manusia
"Berarti kelembutan dan kasih sayang Allah 10 kali lebih besar dari kemurkaan-Nya, atau 700 kali lipat lebih lembut lagi, bahkan lebih dari 700 kali lipat kepada mereka yang dikehendaki-Nya," ujarnya.
Dalam realitas hidup, kasih sayang dan cinta seorang ibu terhadap anaknya adalah sangat besar. Ia rela mengandung selama sembilan bulan, lalu melahirkan buah hatinya dengan mempertaruhkan nyawa. Seorang ibu rela terjaga di malam hari menemani anaknya yang sedang sakit. Ibu selalu memaafkan kesalahan anaknya sebesar apapun kesalahan anaknya.
Namun, ada yang lebih besar dari rasa cinta ibu terhadap anaknya. Yakni kasih sayang dan cinta kasih Allah terhadap hamba-Nya.
"Allah mempunyai kemurkaan, namun kelembutan dan kasih sayang Allah, lebih besar dari pada kemurkaan-Nya," ujar Habib Munzir, dikutip dari Instagram Sulthonul Qulub, Ahad (30/1/2022) pagi.
Habib Munzir menjelaskan, bukti bahwa kasih sayang Allah lebih besar dari murkanya yakni, setiap satu pahala yang seorang muslim perbuat, Allah tulis sepuluh hingga 700 kali. Sedangkan dosa hanya ditulis satu saja.
Baca Juga:Memahami Alam Jin, Punya Fasilitas Seperti Manusia
"Berarti kelembutan dan kasih sayang Allah 10 kali lebih besar dari kemurkaan-Nya, atau 700 kali lipat lebih lembut lagi, bahkan lebih dari 700 kali lipat kepada mereka yang dikehendaki-Nya," ujarnya.
Dalam realitas hidup, kasih sayang dan cinta seorang ibu terhadap anaknya adalah sangat besar. Ia rela mengandung selama sembilan bulan, lalu melahirkan buah hatinya dengan mempertaruhkan nyawa. Seorang ibu rela terjaga di malam hari menemani anaknya yang sedang sakit. Ibu selalu memaafkan kesalahan anaknya sebesar apapun kesalahan anaknya.
Namun, ada yang lebih besar dari rasa cinta ibu terhadap anaknya. Yakni kasih sayang dan cinta kasih Allah terhadap hamba-Nya.