BRI Liga 1
19 Pemain Madura United Positif Covid-19, Laga Lawan Persipura Ditunda
Arif purniawan
Selasa, 01 Februari 2022 - 22:20 WIB
Laga Madura United lawan Persipura terpaksa ditunda karena 19 pemain Madura United terpapar Covid-19. (foto: madura united)
Sebanyak 19 pemain Madura United dan 5 ofisial lainnya diketahui positif Covid-19. Akibatnya pertandingan di pekan ke-22 Madura United menghadapi Persipura Jayapura di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, yang dijadwalkan pada Selasa (1/2) sore ditunda sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan.
Penundaan dilakukan karena Madura United kehilangan hampir 80% pemainnya dan merujuk kepada regulasi BRI Liga 1 2021/2022 pasal 52, terkait hasil tes Covid-19 dan eligibalitas, pertandingan ini bisa ditunda.
Sebenarnya tidak semua kasus Covid-19 bisa membatalkan pertandingan.
Baca juga:Badai Covid-19 Hantam Liga 1, Menpora Beri Peringatan ke PSSI soal prokes
Dalam regulasi di ayat 5 disebutkan, jika ada pemain dan atau ofisial yang tidak diizinkan untuk berpartisipasi dalam pertandingan karena kasus Covid-19 yang terkonfirmasi oleh Satgas Covid-19, klub diminta untuk mendatangkan bila ada pemain standby di kota domisili/lainnya yang terdaftar dari 35 pemain yang didaftarkan.
Hal itu dilakukan untuk memastikan bahwa pelaksanaan pertandingan tetap dapat dijalankan sesuai jadwal.
Pada ayat 6 dijelaskan, untuk menghindari keraguan, keberadaan kasus covid-19 yang dikonfirmasi untuk individu manapun tidak akan berdampak pada penjadwalan pertandingan.
Penundaan dilakukan karena Madura United kehilangan hampir 80% pemainnya dan merujuk kepada regulasi BRI Liga 1 2021/2022 pasal 52, terkait hasil tes Covid-19 dan eligibalitas, pertandingan ini bisa ditunda.
Sebenarnya tidak semua kasus Covid-19 bisa membatalkan pertandingan.
Baca juga:Badai Covid-19 Hantam Liga 1, Menpora Beri Peringatan ke PSSI soal prokes
Dalam regulasi di ayat 5 disebutkan, jika ada pemain dan atau ofisial yang tidak diizinkan untuk berpartisipasi dalam pertandingan karena kasus Covid-19 yang terkonfirmasi oleh Satgas Covid-19, klub diminta untuk mendatangkan bila ada pemain standby di kota domisili/lainnya yang terdaftar dari 35 pemain yang didaftarkan.
Hal itu dilakukan untuk memastikan bahwa pelaksanaan pertandingan tetap dapat dijalankan sesuai jadwal.
Pada ayat 6 dijelaskan, untuk menghindari keraguan, keberadaan kasus covid-19 yang dikonfirmasi untuk individu manapun tidak akan berdampak pada penjadwalan pertandingan.