home global news

WHO: Limbah Rumah Sakit Covid-19 Ancam Kesehatan

Rabu, 02 Februari 2022 - 20:30 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, jarum suntik bekas, alat uji bekas, dan botol vaksin bekas sudah menumpuk untuk menghasilkan puluhan ribu ton limbah medis. Itu mengancam kesehatan manusia dan lingkungan.

Limbah tersebut berpotensi membuat petugas kesehatan mengalami luka bakar, luka tertusuk jarum suntik, dan kuman penyebab penyakit. Ini tentu menjadi masalah baru jika tidak ditangani segera dan sebaik mungkin.

“Kami menemukan bahwa Covid-19 telah meningkatkan beban limbah perawatan kesehatan di fasilitas hingga 10 kali lipat,” kata petugas teknis WHO, Maggie Montgomery, petugas teknis WHO, dikutip Reuters, Rabu (2/2/2022).

Risiko terbesar dari masalah ini polusi udara akibat pembakaran sampah pada suhu yang tidak cukup tinggi. Itu bisa menyebabkan pelepasan karsinogen.

Montgomery lalu meminta pihak terkait mengevaluasi dan mengurangi penggunaan kemasan untuk mengurangi sampah plastik. Dia menganjurkan alat pelindung kesehatan dengan bahan bisa didaur ulang kembali.

WHO memperkirakan, sekitar 87.000 ton alat pelindung diri (APD) atau setara dengan berat beberapa ratus paus biru, telah dipesan melalui portal PBB hingga November 2021. Sebagian besar diperkirakan berakhir sebagai limbah.

Sekitar 140 juta alat uji dengan potensi menghasilkan 2.600 ton sampah plastik dan limbah kimia. Itu cukup untuk mengisi sepertiga kolam renang Olimpiade.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
who covid-19 lonjakan covid-19 limbah medis
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya