home wirausaha syariah

Hebat, Pasutri di Jogja Ini Sukses Bisnis Bakeri Saat Pandemi

Ahad, 25 Juli 2021 - 17:19 WIB
Ilustrasi pembuatan kue atau roti. Foto: Pixalbay
Pandemi Covid-19 menyebabkan perubahan kebiasaan masyarakat. Selain disipilin menerapkan protokol kesehatan, masyarakat secara luas juga mulai mengubah perilaku mereka akan gaya hidup sehat.

Menariknya, tidak saja soal kesehatan, banyaknya kegiatan yang dilakukan di rumah akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan Work Form Home (WFH), juga menyebabkan peningkatan kebiasaan untuk mengonsumsi makanan ringan atau camilan, alias ngemil.

Berdasarkan survey yang dilakukan Mondelez International, The State of Snacking 2020 mendapati kebiasaan masyarakat untuk ngemil di Indonesia dan 11 negara lainnya. Di mana sebanyak 60 persen orang Indonesia lebih banyak ngemil selama pandemi dibandingkan sebelumnya.

Bahkan di tahun ini kebiasaan ngemil meningkat menjadi 71 persen. Penikmat makanan ringan dan camilan mengaku, denga ngemil dapat mempengaruhi pola pikir mereka menjadi lebih bahagia.

Hal ini juga yang menjadikan penjualan chiffon cake milik pasangan suami istri (pasutri) di Yogyakarta kian meningkat. Bergerak dalam usaha bakeri, Kitta Roti dan Kue, Didik Joko Mursido dan Suhartinah mengaku bisnisnya kini semakin meningkat dan berkembang.

"Kami dalam menjemput rezeki dari Allah, berfokus pada sajian roti dan kue. Saat ini kita sedang membiasakan untuk terus berinovasi dengan menghadirkan chiffon cake, di Kitta Roti dan Kue dengan 12 varian rasa,” kata Didik dikanal Youtube TVBisnis.

Menurutnya, dengan memberikan banyak varian rasa akan menjawab kebutuhan lidah pada penikmat bakeri. Salah satu yang menjadi unggulannya ada chiffon roti rasa vanila.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
wirausaha syariah tips wirausaha syariah yogyakarta
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya