Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Hebat, Pasutri di Jogja Ini Sukses Bisnis Bakeri Saat Pandemi

mahmuda attar hussein Ahad, 25 Juli 2021 - 17:19 WIB
Hebat, Pasutri di Jogja Ini Sukses Bisnis Bakeri Saat Pandemi
Ilustrasi pembuatan kue atau roti. Foto: Pixalbay
LANGIT7.ID, Yogyakarta - Pandemi Covid-19 menyebabkan perubahan kebiasaan masyarakat. Selain disipilin menerapkan protokol kesehatan, masyarakat secara luas juga mulai mengubah perilaku mereka akan gaya hidup sehat.

Menariknya, tidak saja soal kesehatan, banyaknya kegiatan yang dilakukan di rumah akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan Work Form Home (WFH), juga menyebabkan peningkatan kebiasaan untuk mengonsumsi makanan ringan atau camilan, alias ngemil.

Berdasarkan survey yang dilakukan Mondelez International, The State of Snacking 2020 mendapati kebiasaan masyarakat untuk ngemil di Indonesia dan 11 negara lainnya. Di mana sebanyak 60 persen orang Indonesia lebih banyak ngemil selama pandemi dibandingkan sebelumnya.

Bahkan di tahun ini kebiasaan ngemil meningkat menjadi 71 persen. Penikmat makanan ringan dan camilan mengaku, denga ngemil dapat mempengaruhi pola pikir mereka menjadi lebih bahagia.

Hal ini juga yang menjadikan penjualan chiffon cake milik pasangan suami istri (pasutri) di Yogyakarta kian meningkat. Bergerak dalam usaha bakeri, Kitta Roti dan Kue, Didik Joko Mursido dan Suhartinah mengaku bisnisnya kini semakin meningkat dan berkembang.

"Kami dalam menjemput rezeki dari Allah, berfokus pada sajian roti dan kue. Saat ini kita sedang membiasakan untuk terus berinovasi dengan menghadirkan chiffon cake, di Kitta Roti dan Kue dengan 12 varian rasa,” kata Didik dikanal Youtube TVBisnis.

Menurutnya, dengan memberikan banyak varian rasa akan menjawab kebutuhan lidah pada penikmat bakeri. Salah satu yang menjadi unggulannya ada chiffon roti rasa vanila.

“Dengan memberikan alternatif rasa diharapkan chiffon cake bisa terus dikenal luas. Chiffon cake rasa vanila menjadi primadona dan cukup digemari, karena penikmatnya berasal dari berbagai kalangan dari yang kecil sampai orang tua,” jelasnya.

Kitta Roti dan Kue telah menyediakan berbagai varian rasa seperti, chiffon cokelat, chiffon lemon, chiffon strawberry, chiffon pandan, chiffon pandan spesial, chiffon mocca, chiffon keju, chiffon rainbow, chiffon greentea, chiffon vanila, dan chiffon kornet keju. Selain produk chiffon, toko bakeri milik Didik ini juga menyediakan produk camilan lain, seperti stick keju, keripik usus, chiffon kriyuk, nastar dan berbagai jenis camilan lainnya.

Suhartinah mengatakan, awal membuka usahanya ini dimulai sejak tahun 2006. Saat itu, Didik suaminya mundur dari instansi tempat ia bekerja karena sebelumnya sempat terdampak akibat gempa bumi di Jogjakarta.

Berpikir untuk menyambung hidup, akhirnya pasutri ini memutuskan untuk membuka usaha pertamanya menjual makanan ringan. Diteruskan dengan menjual produk roti selama tiga tahun.

“Tapi dari snack dan roti itu kurang memberikan keuntungan. Lalu kita berpikir apa yang kira-kira menjadi kebutuhan konsumen. Saat itu chiffon masih langka dan mahal, karena rasanya juga enak. Di situ kita mulai coba hadirkan chiffon cake dan Alhamdulillah berkembang hingga sekarang,” katanya.

Suhartinah mengatakan chiffon cake buatannya kian digemari karena memiliki tekstur yang lebih lembut dibandingkan dengan produk lain sejenis. Sementara Didik menambahkan, terkait rasa memang tidak bisa semua lidah memiliki selera yang sama, tapi Didik meyakini chiffon cake miliknya ini memiliki rasa yang lebih pas.

“Dari chiffon cake yang tadinya cukup eksklusif pada saat itu, kita bercita-cita untuk menghadirkan chiffon cake dengan harga terjangkau tapi memiliki rasa yang pas sehingga bisa dinikmati setiap kalangan,” ujar Didik.

Mereka berharap, bisnis chiffon cake ini bisa terus semakin berkembang menjawab kebutuhan masyarakat. Sehingga dalam perkembangannya, bisnis ini bisa memberikan manfaat untuk banyak orang dan berkembang menjadi bisnis bakeri yang lebih besar.

“Anggap saja saat ini masih sekolah, suatu saat Tuhan memberikan kesempatan lebih besar tentu akan kita tangkap. Insya Allah kami siap. Rencana jangka pendek dan panjang, tentu impian kita tetap ada, tapi hanya Tuhan yang akan memberikan berkah, selama kita mau menjemputnya Insya Allah kita akan dapatkan,” imbuhnya.

(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)