Mengembangkan Wastra Songke Labuan Bajo Lewat Pelatihan Digital
Ilham anugrah
Senin, 28 Juni 2021 - 12:56 WIB
Pelatihan digital KementerIan Koperasi dan UMKM di Labuan Bajo. Foto: Instgram KemenKopUKM
KemenkopUKM serta Dekranas memfasilitasi berbagai pelatihan untuk meningkatkan potensi para pelaku usaha masyarakat Labuan Bajo. Ragam pelatihan tersebut meliputi pelatihan usaha mikro, pelatihan literasi keuangan serta pembiayaan, sosialisasi pembentukan koperasi dan pelatihan aktivasi digital.
Salah satu produk unggulan dari Labuan Bajo adalah Wastra Songke, kain tradisional terbuat dari kapas yang ditenun menggunakan alat tradisional, bermotif indah sarat akan makna. Wastra berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya kain. Sedangkan Songke merupakan wastra tradisional dari Labuan Bajo yang memiliki keunikan dan nilai-nilai seni daerah.
Namun, saat ini perajin Songke belum memanfaatkan teknologi digital secara maksimal untuk pengembangan produk mereka. Selain, pengembangan teknologi juga akses pasar untuk menjualnya menjadi kendala mereka.
“Pelatihan ini bertujuan mengembangkan para pelaku usaha khususnya pengembangan produk unggulan wastra khas Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Beragam motif pada kain tenun yang sarat akan makna ini lanjutnya, menjadikan kain tradisional tersebut semakin indah dan bernilai jual tinggi,"ujar Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranas Suzana Teten Masduki, dalam keterangan resmi di akun InstagramKemenkoupkm.
Menurut Suzana keindahan wastra khas Labuan Bajo, Songke dan wastra lainnya harus terus dilestarikan dan dikembangkan.