Subiyanto, Pria yang Keliling Indonesia 18 Bulan Naik Sepeda
Mahmuda attar hussein
Jum'at, 25 Februari 2022 - 08:45 WIB
Subiyanto, Pria yang Keliling Indonesia 18 Bulan Naik Sepeda. (Foto: Antaranews).
Seorang warga asal Temanggung, Subiyanto (56), berkeliling Indonesia selama 18 bulan dengan mengayuh sepeda. Dalam perjalanannya dia hanya membawa uang Rp125.000.
Pria asal Kampung Legoksari, Kelurahan Temanggung II ini bersepeda keliling Indonesia bertujuan mengenal suku bangsa, daerah wisata, dan keindahan wilayah Indonesia.
"Alam Indonesia indah dan warganya ramah, rukun, dan penuh kepedulian terhadap sesama," katanya setelah menyelesaikan gowes keliling Nusantara dan tiba di Temanggung pada Selasa (22/2/2022) lalu.
Baca Juga:Kesabaran Ustadzah Weda Mengajarkan Ngaji Anak-Anak Berbuah Manis
Lelaki lajang yang hobi olahraga ini menuturkan perjalanannya dari Temanggung menuju Jakarta, Serang melalui Pantura, kemudian menyeberang ke Lampung menuju Bengkulu, Padang, Banda Aceh, dan Sabang di Pulau We.
Selanjutnya, menuju Medan, Pekan Baru, Jambi, Palembang, Lampung, Jakarta, Semarang, dan Surabaya, selanjutnya menyeberang naik kapal ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan kemudian gowes menuju Palangkaraya, Pontianak, Balikpapan, Samarinda, Tanjung Selor dan Tarakan.
Mantan atlet tinju ini dari Kalimantan kemudian menyeberang ke Sulawesi menuju Toli-Toli, Sulawesi Tengah, Manado, Gorontalo, Palu, Mamuju, Makassar, Toraja, Poso, Luwuk, Kendarai, Bau-Bau Pulau Buton kemudian menyeberang ke Ambon menuju Ternate, Tidore, Halamahera Sorong, Papua, Manukwari, Jayapura, dan Merauke.
Pria asal Kampung Legoksari, Kelurahan Temanggung II ini bersepeda keliling Indonesia bertujuan mengenal suku bangsa, daerah wisata, dan keindahan wilayah Indonesia.
"Alam Indonesia indah dan warganya ramah, rukun, dan penuh kepedulian terhadap sesama," katanya setelah menyelesaikan gowes keliling Nusantara dan tiba di Temanggung pada Selasa (22/2/2022) lalu.
Baca Juga:Kesabaran Ustadzah Weda Mengajarkan Ngaji Anak-Anak Berbuah Manis
Lelaki lajang yang hobi olahraga ini menuturkan perjalanannya dari Temanggung menuju Jakarta, Serang melalui Pantura, kemudian menyeberang ke Lampung menuju Bengkulu, Padang, Banda Aceh, dan Sabang di Pulau We.
Selanjutnya, menuju Medan, Pekan Baru, Jambi, Palembang, Lampung, Jakarta, Semarang, dan Surabaya, selanjutnya menyeberang naik kapal ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan kemudian gowes menuju Palangkaraya, Pontianak, Balikpapan, Samarinda, Tanjung Selor dan Tarakan.
Mantan atlet tinju ini dari Kalimantan kemudian menyeberang ke Sulawesi menuju Toli-Toli, Sulawesi Tengah, Manado, Gorontalo, Palu, Mamuju, Makassar, Toraja, Poso, Luwuk, Kendarai, Bau-Bau Pulau Buton kemudian menyeberang ke Ambon menuju Ternate, Tidore, Halamahera Sorong, Papua, Manukwari, Jayapura, dan Merauke.