Kesabaran Ustadzah Weda Mengajarkan Ngaji Anak-Anak Berbuah Manis
mahmuda attar husseinRabu, 23 Februari 2022 - 09:10 WIB
Ustadzah Weda mendapatkan bantuan dari ACT. (Foto: Dok ACT).
LANGIT7.ID, Cirebon - Kesabaran Ustadzah Weda mengajarkan ngaji anak-anak di Desa Sunyaragi Cirebon akhirnya berbuah manis. Selama 20 tahun terakhir dia mengabdi mendidik mereka.
Ustadzah Weda (47) mengaku tak kenal lelah menjadi dai, meski dia mengakui perjuangannya menjadi pendakwah cukup berat, termasuk ketika mulai pendekatan ke orang tua.
"Sekarang ini, kesenangan anak-anak bermain gawai dan pergaulan yang semakin bebas, menjadi tantangan tersendiri," kata Ustadzah Weda dilansir laman ACT, Rabu (23/2/2022).
Dia mengaku, tak menyerah menyebarkan ilmu agama. Usahanya ini pun akhirnya berbuah manis. Sekitar tujuh puluh anak rutin mengaji bergantian di rumahnya.
"Saya tidak menarik biaya ke anak-anak. Alhamdulillah, memang ada beberapa orang tua yang membayar, tapi yang penting anak-anak mau mengaji saja saya sudah senang," ujarnya.
Padahal semenjak sang suami meninggal dunia Juli 2021 lalu, Ustazah Weda harus menjadi tulang punggung untuk ketiga anaknya. Tapi dia yakin Allah maha pemberi rezeki.
"Rezeki Allah yang mengatur. Saya percaya pasti ada jalan," ucapnya.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”