home sosok muslim

Kisah Ibnu Hajar Al-Asqalani, Si 'Anak Batu' yang Mampu Bangkit dari Keterpurukan

Sabtu, 05 Maret 2022 - 15:00 WIB
Ilustrasi (foto: istimewa)
Nama Ibnu Hajar Al-Asqalani sangat masyhur di tengah para pelajar muslim. Ia menguasai banyak bidang ilmu, namun lebih dikenal sebagai seorang ahli hadits dari Mazhab Syafi'i.

Nama lengkap beliau adalah Syihabuddin Abul Fadhl Ahmad bin Ali bin Muhammad bin Muhammad bin Ali bin Mahmud bin Ahmad bin Hajar, tetapi lebih dikenal sebagai Ibnu Hajar Al-Asqalani.

Dai kondang Ustadz Adi Hidayat (UAH) menceritakan, Ibnu Hajar merupakan nama pena. Ibnu berarti anak laki-laki, sementara hajar berarti batu dalam bahasa Arab. Jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia menjadi "Anak Batu".

Baca juga: Makan Tak Terlalu Kenyang, Ciri Zuhud dan Tidak Serakah

Ibnu Hajar anak cerdas. Dia dilahirkan pada 773 H dan wafat pada 852 H. Mengenai tempat kelahiran, ada beberapa pendapat. Ada yang menyebut ia lahir di Kota Asqalan, Palestina. Versi lain menyebut lahir, besar, dan meninggal dunia di Mesir.

Ibnu Hajar tumbuh dan besar sebagai anak yatim piatu. Ayahnya meninggal dunia ketika berumur 4 tahun dan ibunya meninggal dunia ketika masih balita.

Hidupsebagai anak yatim piatu tidak mudah. Itu membuat jiwa Ibnu Hajar terguncang dan berpengaruh pada aktivitas belajar di sekolah. Sampai secara singkat ia kehilangan kekuatan ingatan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
profil ulama ulama kisah inspiratif teladan teladan ulama
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya