Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Makan Tak Terlalu Kenyang, Ciri Zuhud dan Tidak Serakah

ahmad zuhdi Ahad, 17 Oktober 2021 - 19:38 WIB
Makan Tak Terlalu Kenyang, Ciri Zuhud dan Tidak Serakah
Keluarga muslim dianjurkan untuk makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang. Foto: Langit7.id/iStock
LANGIT7.ID, Jakarta - Rasa lapar yang sangat tinggi terkadang membuat kita secara tidak langsung melahap makanan hingga berlebihan. Akibatnya perut terlalu kenyang bahkan tak sedikit orang yang muntah akibat makan terlalu kenyang.

Dalam banyak hadits shahih, Rasulullah telah melarang agar seseorang tidak makan terlalu kenyang. Tentu larangan tersebut bukan tanpa sebab, pasti selalu ada hikmahnya dari apa yang Rasulullah tetapkan. Di antara haditsnya, yaitu sebagai berikut:

Baca Juga: Mulai Hari Ini Produk Obat-obatan dan Kosmetik Wajib Bersertifikat Halal

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda:

اَلْمُؤْمِنُ يَأكُلُ فِي مِعً وَاحِدٍ، وَالْكَافِرُ يَأْكُلُ فِيْ سَبْعَةِ أَمْعَاءٍ

"Seorang muslim makan dengan satu perut, sedangkan orang kafir makan dengan tujuh perut". (HR. Bukhari).

Penulis kitab Bulughul Maram Imam ibnu hajar Al-Asqalani rahimahullah menjelaskan,

فليس المراد حقيقة الأمعاء ولا خصوص الأكل وإنما المراد التقلل من الدنيا والاستكثار منها

“Bukanlah maksudnya adalah makna hakiki berupa usus bukan juga pengkhususan makan. Maksudnya adalah sedikit keinginan terhadap dunia dan tidak memperbanyaknya.”

Baca Juga: Jamu JEKO untuk Ayam Broiler Ciptaan Mahasiwa IPB

Adapun makna hadits tersebut, yaitu:

1. Perintah agar zuhud pada dunia dan tidak terlalu cenderung kepada dunia. Imam An-Nawawi rahimahullah berkata:

قال العلماء : ومقصود الحديث التقليل من الدنيا ، والحث على الزهد فيها والقناعة

“Para ulama menjelaskan bahwa maksud hadits ini adalah agar mempersedikit (kecenderungan) kepada dunia dan motivasi agar zuhud dan qana’ah.”

Ibnu Abdil Barr rahimahullah berkata,

ما حديث أبي هريرة هذا وأمثاله، فليس فيه إلا مدح المؤمن بقلّة رغبته في الدنيا، وزهده فيها، بأخذ القليل منها في قوته، وأكله ولُبسه وكسبه، وأنه (يأكل ليحيا، لا ليسمن)

“Maknanya adalah pujian kepada seorang muslim dengan sedikitnya keinginan kepada dunia dan zuhud. Mereka mengambil sedikit (secukupnya) saja dari makanan pokok, makanan, pakaian dan pekerjaan mereka.”

Baca Juga: Hukum Nikah Siri dalam Islam, Tak Boleh Dilakukan secara Rahasia

2. Perintah agar tidak terlalu banyak makan dan serakah

Imam An-Nawawi rahimahullah berkata:

مع أن قلة الأكل من محاسن أخلاق الرجل ، وكثرة الأكل بضده

“Padahal sedikit makan merupakan kemuliaan akhlak seseorang dan banyak makan adalah lawannya.”

Dan memang perut yang terlalu penuh adalah sumber kerusakan. Sebagaimana dalam hadits,

ما ملأ آدميٌّ وعاءً شرًّا من بطن، بحسب ابن آدم أكلات يُقمن صلبَه، فإن كان لا محالة، فثُلثٌ لطعامه، وثلثٌ لشرابه، وثلثٌ لنفَسِه

“Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk dari perut. Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun jika ia harus (melebihinya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernafas”.

Baca Juga: Kapan Batas Waktu Terakhir Makan Malam? Ini Anjuran Rasululullah

Imam Asy-Syafi'i rahimahullah berkata,

لان الشبع يثقل البدن، ويقسي القلب، ويزيل الفطنة، ويجلب النوم، ويضعف عن العبادة

“Karena kekenyangan membuat badan menjadi berat, hati menjadi keras, menghilangkan kecerdasan, membuat sering tidur dan lemah untuk beribadah.”

Dalam kitab Minhajul Muslim halaman 108 dikatakan, terdapat riwayat dari Nabi SAW dengan bersabda: "Kami kaum yang tidak pernah makan sebelum kami lapar dan apabila makan kami tidak sampai kenyang".

Masih dalam halaman sama dikatakan, tentang hadits tersebut aku tidak mendapatkan orang yang meriwayatkannya dari Nabi dan itu kemungkinan ucapan para sahabat dan bukan hadits Nabi. Artinya, keterangan tersebut bukan hadits Nabi, tetapi walau demikian intinya sama dengan anjuran Nabi. Oleh karenanya isinya dapat diamalkan.

Baca Juga:

Sambut Maulid Nabi, Maher Zain Rilis Lagu Hubb Ennabi Ekspresikan Cinta pada Rasulullah

Cara Jaga Kesehatan Mental, ALAMI Cetuskan Program 4 Hari Kerja


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)