Pelonggaran Kebijakan Pandemi Pengaruhi Nilai Kurs Rupiah
Mahmuda attar hussein
Selasa, 08 Maret 2022 - 16:50 WIB
Nilai tukar atau kurs rupiah. (Foto: Pixabay).
Pelonggaran kebijakan pandemi di Tanah Air mempengaruhi kurs rupiah. Nilai tukar bergerak menguat 22 poin atau 0,15 persen ke posisi Rp14.393 per dollar AS di banding sebelumnya Rp14.415 per dollar AS.
Pengamat pasar uang Ariston Tjendra mengatakan, sentimen pasar keuangan terhadap aset berisiko menjadi positif. Jadinya rupiah ikut menguat.
"Tapi belum terlihat perubahan situasi dari invasi Rusia ke Ukraina," kata Ariston dilansir Antaranews, Selasa (8/3/2022).
Baca Juga: Rupiah Melemah Terdampak Eskalasi Geopolitik Rusia Ukraina
"Kalau dari dalam negeri, sikap pemerintah yang sudah lebih longgar terhadap situasi pandemi, mendukung penguatan rupiah," ujar Ariston.
Pelaku perjalanan domestik dengan transportasi darat, laut, maupun udara kini tidak perlu menunjukkan bukti tes antigen atau PCR negatif untuk melakukan perjalanan darat, laut maupun udara.
Sebelumnya pemerintah menghapus kebijakan pemberlakuan tes PCR dan antigen Covid-19 sebagai syarat bagi para pelaku perjalanan domestik.
Pengamat pasar uang Ariston Tjendra mengatakan, sentimen pasar keuangan terhadap aset berisiko menjadi positif. Jadinya rupiah ikut menguat.
"Tapi belum terlihat perubahan situasi dari invasi Rusia ke Ukraina," kata Ariston dilansir Antaranews, Selasa (8/3/2022).
Baca Juga: Rupiah Melemah Terdampak Eskalasi Geopolitik Rusia Ukraina
"Kalau dari dalam negeri, sikap pemerintah yang sudah lebih longgar terhadap situasi pandemi, mendukung penguatan rupiah," ujar Ariston.
Pelaku perjalanan domestik dengan transportasi darat, laut, maupun udara kini tidak perlu menunjukkan bukti tes antigen atau PCR negatif untuk melakukan perjalanan darat, laut maupun udara.
Sebelumnya pemerintah menghapus kebijakan pemberlakuan tes PCR dan antigen Covid-19 sebagai syarat bagi para pelaku perjalanan domestik.