home global news

Menag: Ulama Berkontribusi Besar Selama Penanganan Pandemi Covid-19

Selasa, 27 Juli 2021 - 20:32 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (foto: kemenag.or.id)
Selain tenaga kesehatan, ulama adalah garda terdepan dalam penanggulangan Covid-19. Ulama telah berkontribusi besar sebagai rujukan umat untuk menegakkan protokol kesehatan (prokes) selama pandemi.

“Saya berterima kasih pada sinergi ulama dan umaro dalam ikhtiar penanggulangan pandemi bersama selama satu tahun setengah ini,” ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dikutip siaran pers, Selasa (27/7/2021).

Menag menyampaikan, saat-saat krisis, ulama memiliki peran yang esensial sebagai sumber teladan dalam penegakan prokes dan disiplin 5M untuk mencegah penyebaran Covid-19. Dia meyakini masyarakat akan mengerti dan mendengar apa yang dikatakan para ulama.

“Selain ikhtiar fisik, ikhtiar batin pun juga harus dilakukan dengan terus memanjatkan doa agar terhindar dari virus ini,” lanjutnya.

Menag berjanji akan berupaya mengoptimalisasi fungsi rumah ibadah selama pandemi. Karenanya, ia mengajak semua elemen masyarakat untuk melakukan vaksinasi demi tercapainya kekebalan bersama.

Selama pandemi memuncak, ulama yang berbasis di pondok pesantren, masjid, dan organisasi masyarakat menggelar doa bersama, dzikir, ber-istighosah agar Allah mengangkat pandemi dan menyelamatkan rakyat Indonesia. Dokter menyebarkan tips pencegahan dan pengobatan, ulama mengijazahkan wirid-wirid serta doa kesembuhan dan perlindungan.
(jqf)
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kementerian agama ulama pandemi covid-19
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya