Menag Akan Undang Grand Syeikh Al-Azhar dan Paus Fransiskus ke Indonesia
Fajar adhitya
Kamis, 10 Maret 2022 - 21:35 WIB
Lingkungan kampus Al-Azhar Kairo Mesir. Foto: Istimewa.
Kementerian Agama RI berupaya mengundang Grand Syeikh Al-Azhar Ahmed Al-Tayeb dan Pimpinan Geraja Katolik di Vatikan Paus Fransiskus ke Indonesia. Kehadiran dua tokoh agama dunia ini diharapkan dapat memperkuat pengarusutamaan perdamaian global.
“Selain Paus Fransikus, saya bersama tim tengah berusaha mengundang Grand Syekh Al-Azhar untuk bisa hadir ke Indonesia,” kata Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, Kamis (10/3/2022).
Menurut Yaqut, Grand Syeikh Al-Azhar Ahmed Al Tayeb dan Paus Fransiskus adalah dua tokoh penting yang terus mengupayakan perdamaian dunia. Keduanya pada 2019 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab mendeklarasikan Piagam Persaudaraan Manusia untuk Perdamaian dan Hidup Berdampingan.
Baca Juga:Wamenag Berharap Arab Saudi Segera Beri Kepastian Soal Ibadah Haji
Salah satu poin pokok deklarasi ini, kata Yaqut adalah mengajak umat manusia untuk hidup bersama dalam semangat persaudaraan, dan menjadikan agama sebagai inspirasi. Ia memohon doa dan dukungan agar kesempatan menghadirkan dua tokoh dunia ini bisa segera datang.
“Saya ingin mengundang dua tokoh mulia ini hadir ke Indonesia untuk menyaksikan bahwa apa yang pernah dideklarasikan di Abu Dhabi itu sudah lama dilaksanakan di Indonesia, bahkan mungkin sejak Indonesia ini belum berdiri,” tutur dia.
Baca Juga:Tips Jaga Tadarus Selama Ramadhan dengan Al-Qur’an Per Juz
“Selain Paus Fransikus, saya bersama tim tengah berusaha mengundang Grand Syekh Al-Azhar untuk bisa hadir ke Indonesia,” kata Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, Kamis (10/3/2022).
Menurut Yaqut, Grand Syeikh Al-Azhar Ahmed Al Tayeb dan Paus Fransiskus adalah dua tokoh penting yang terus mengupayakan perdamaian dunia. Keduanya pada 2019 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab mendeklarasikan Piagam Persaudaraan Manusia untuk Perdamaian dan Hidup Berdampingan.
Baca Juga:Wamenag Berharap Arab Saudi Segera Beri Kepastian Soal Ibadah Haji
Salah satu poin pokok deklarasi ini, kata Yaqut adalah mengajak umat manusia untuk hidup bersama dalam semangat persaudaraan, dan menjadikan agama sebagai inspirasi. Ia memohon doa dan dukungan agar kesempatan menghadirkan dua tokoh dunia ini bisa segera datang.
“Saya ingin mengundang dua tokoh mulia ini hadir ke Indonesia untuk menyaksikan bahwa apa yang pernah dideklarasikan di Abu Dhabi itu sudah lama dilaksanakan di Indonesia, bahkan mungkin sejak Indonesia ini belum berdiri,” tutur dia.
Baca Juga:Tips Jaga Tadarus Selama Ramadhan dengan Al-Qur’an Per Juz