Sejarah Ayam Geprek, Berawal dari Permintaan Pelanggan
Muhajirin
Jum'at, 11 Maret 2022 - 17:00 WIB
Bu Rum di tempat usaha kuliner ayam gepreknya (foto: istimewa)
Indonesia kaya akan kuliner. Khazanah kuliner tanah air tak hanya diisi ragam kuliner warisan para leluhur tempo dulu. Banyak pula makanan khas yang baru diracik dan sukses menjadi pendatang baru. Salah satunya ayam geprek.
Popularitas ayam geprek langsung meroket di belantika kuliner Indonesia. Kuliner Jenis ini adalah ayam goreng berbalut tepung seperti biasa, lalu diulek atau dibalur dengan sambal. Geprek merupakan istilah Jawa yang berarti dipukul atau ditekan.
Ayam goreng dalam ayam geprek merupakan adaptasi dari ayam goreng ala Barat atau lazim disebut fried chicken ala Amerika. Fried chicken ala Amerika ini dibuat pertama kali oleh Kolonel Harland Sanders, seorang pengusaha asal Amerika yang mendirikan Kentucky Fried Chicken (KFC).
Baca juga: Lombok, Surga Wisata Halal di Pulau Seribu Masjid
Asal-usul ayam geprek bermula di Kota Yogyakarta. Ruminah atau akrab disapa Bu Rum disebut-sebut sebagai kreator pertama kuliner yang terkenal dengan pedasnya itu.
Semua berawal dari 2003 silam. Kala itu, Bu Rum sudah mulai berjualan kuliner, tapi bukan ayam geprek. Dia pertama kali menjual nasi lotek, soto, sayur, dan ayam goreng tepung.
Lama-lama karena bosan, para pelanggan Warung Bu Rum meminta dibuatkan sambal bawang pada waktu itu. Sebagai peracik handal, Bu Rum sukses membuat para pelanggan kepincut dengan sambal bawang itu.
Popularitas ayam geprek langsung meroket di belantika kuliner Indonesia. Kuliner Jenis ini adalah ayam goreng berbalut tepung seperti biasa, lalu diulek atau dibalur dengan sambal. Geprek merupakan istilah Jawa yang berarti dipukul atau ditekan.
Ayam goreng dalam ayam geprek merupakan adaptasi dari ayam goreng ala Barat atau lazim disebut fried chicken ala Amerika. Fried chicken ala Amerika ini dibuat pertama kali oleh Kolonel Harland Sanders, seorang pengusaha asal Amerika yang mendirikan Kentucky Fried Chicken (KFC).
Baca juga: Lombok, Surga Wisata Halal di Pulau Seribu Masjid
Asal-usul ayam geprek bermula di Kota Yogyakarta. Ruminah atau akrab disapa Bu Rum disebut-sebut sebagai kreator pertama kuliner yang terkenal dengan pedasnya itu.
Semua berawal dari 2003 silam. Kala itu, Bu Rum sudah mulai berjualan kuliner, tapi bukan ayam geprek. Dia pertama kali menjual nasi lotek, soto, sayur, dan ayam goreng tepung.
Lama-lama karena bosan, para pelanggan Warung Bu Rum meminta dibuatkan sambal bawang pada waktu itu. Sebagai peracik handal, Bu Rum sukses membuat para pelanggan kepincut dengan sambal bawang itu.