Seperti Istana, Masjid Tiban Malang Dipercaya Dibangun Bangsa Jin
Fajar adhitya
Rabu, 28 Juli 2021 - 04:10 WIB
Masjid Tiban di Malang. (Foto: Istimewa).
Masjid Tiban yang berada di wilayah Malang memiliki misteri bagi sebagian warga. Beberapa orang percaya bahwa rumah ibadah ini dibangun oleh bangsa jin.
Para orang tua dulu meyakini bahwa Masjid Tiban berdiri dalam waktu semalam. Sebab mereka mendapati bangunan tersebut berdiri megah seperti istana dengan gaya arsitektur yang unik.
Bila dilihat-lihat, gaya bangunannya masjid di Desa Sananrejo Turen ini memang memiliki perpaduan dari Timur Tengah, Eropa dan Tiongkok. Namun bukan berarti didirikan oleh bangsa jin, bukan?
Rumah ibadah di Jalan KH Wahid Hasyim ini berdiri megah dengan 10 lantai karena difungsikan juga sebagai sarana pendidikan yakni Pondok Pesantren Salafiyah Bihaaru Bahri'asali Fadlaailir Rahmah.
Pondok ini berdiri di lahan seluas empat hektare, dibangun pada 1963. Namun baru resmi menjadi sekolah agama bagi para santri pada tahun 1977.
Melansir dari laman Dunia Masjid, pengelola pondok membantah anggapan masyarakat terkait bangunan masjid yang didirikan bangsa jin dan tiba-tiba ada dalam waktu semalam.
Saat dibangun, pendanaan masjid dilakukan oleh jamaah pondok tersebut tanpa adanya campur tangan pihak luar. Apalagi sampai meminta-minta atau berhutang, karena ini menjadi prinsip pihak pondok.
Para orang tua dulu meyakini bahwa Masjid Tiban berdiri dalam waktu semalam. Sebab mereka mendapati bangunan tersebut berdiri megah seperti istana dengan gaya arsitektur yang unik.
Bila dilihat-lihat, gaya bangunannya masjid di Desa Sananrejo Turen ini memang memiliki perpaduan dari Timur Tengah, Eropa dan Tiongkok. Namun bukan berarti didirikan oleh bangsa jin, bukan?
Rumah ibadah di Jalan KH Wahid Hasyim ini berdiri megah dengan 10 lantai karena difungsikan juga sebagai sarana pendidikan yakni Pondok Pesantren Salafiyah Bihaaru Bahri'asali Fadlaailir Rahmah.
Pondok ini berdiri di lahan seluas empat hektare, dibangun pada 1963. Namun baru resmi menjadi sekolah agama bagi para santri pada tahun 1977.
Melansir dari laman Dunia Masjid, pengelola pondok membantah anggapan masyarakat terkait bangunan masjid yang didirikan bangsa jin dan tiba-tiba ada dalam waktu semalam.
Saat dibangun, pendanaan masjid dilakukan oleh jamaah pondok tersebut tanpa adanya campur tangan pihak luar. Apalagi sampai meminta-minta atau berhutang, karena ini menjadi prinsip pihak pondok.
(bal)