Mengenal Kota Xian, Sejarah Panjang Peradaban Islam di Negeri China
Sofian dwi
Kamis, 20 Oktober 2022 - 12:50 WIB
Gerbang Great Mosque di Kota Xin, China. (foto: Langit7/ istock)
Kota Xi'an berada ibu kota Provinsi Shaanxi, China. Xian merupakan salah satu kota tertua di Tiongkok. Kota ini rasanya tak boleh dilewatkan ketika mengunjungi China. Sebab Kota Xian dikenal sebagai kota yang memiliki sejarah panjang peradaban China-Islam. Komunitas muslim terbesar di China ada di kota ini.
Xi'an adalah tempat meleburnya agama dan budaya karena menjadi perhentian terakhir Jalur Sutra. Pada zaman kuno, kota ini dikenal dengan sebutan Chang'an (kota abadi). Ada jejak sejarah kuno dimana ditemukan kumpulan patung-patung prajurit terakota berjumlah lebih dari 700.000 patung.
Uniknya, setiap patung tidak sama persis. Menurut sejumlah ahli sejarah, kuburan patung terakota itu ide dari kaisar pertama Tiongkok Qin Shi Huang yang bertujuan untuk menjaga sang kaisar di alam baka.
Selain sejarah kebudayaannya, Kota Xi'an juga dikenal ramah muslim karena banyak makanan halal dan juga fasilitas ibadah. Xi'an dikenal dengan makanannya yang sangat dipengaruhi oleh masakan Islam.
"( Suasana malam di Muslim Street. foto: instagram/ @minastiel )"
Dulunya banyak pedagang Timur Tengah dari Persia dan Arab yang mengunjungi dan menetap di kota tersebut. Para pedagang ini kemudian menikah dengan penduduk lokal yang kemudian dikenal sebagai etnis Hui.
Komunitas ini paling banyak berada di tengah kota yang dikenal sebagai Muslim Quarter atau Muslim Street, dengan jumlah sekitar 60.000 muslim. Banyak makanan halal di Muslim Street ini. Bahkan para penjual rata-rata memakai hijab dan peci. Ada tulisan halal di hampir semua kedai yang menjajakan makanan.
Xi'an adalah tempat meleburnya agama dan budaya karena menjadi perhentian terakhir Jalur Sutra. Pada zaman kuno, kota ini dikenal dengan sebutan Chang'an (kota abadi). Ada jejak sejarah kuno dimana ditemukan kumpulan patung-patung prajurit terakota berjumlah lebih dari 700.000 patung.
Uniknya, setiap patung tidak sama persis. Menurut sejumlah ahli sejarah, kuburan patung terakota itu ide dari kaisar pertama Tiongkok Qin Shi Huang yang bertujuan untuk menjaga sang kaisar di alam baka.
Selain sejarah kebudayaannya, Kota Xi'an juga dikenal ramah muslim karena banyak makanan halal dan juga fasilitas ibadah. Xi'an dikenal dengan makanannya yang sangat dipengaruhi oleh masakan Islam.
"( Suasana malam di Muslim Street. foto: instagram/ @minastiel )"
Dulunya banyak pedagang Timur Tengah dari Persia dan Arab yang mengunjungi dan menetap di kota tersebut. Para pedagang ini kemudian menikah dengan penduduk lokal yang kemudian dikenal sebagai etnis Hui.
Komunitas ini paling banyak berada di tengah kota yang dikenal sebagai Muslim Quarter atau Muslim Street, dengan jumlah sekitar 60.000 muslim. Banyak makanan halal di Muslim Street ini. Bahkan para penjual rata-rata memakai hijab dan peci. Ada tulisan halal di hampir semua kedai yang menjajakan makanan.