Ide Pembangunan IKN Melalui Skema Crowd Funding, Ini Kata DPR
Redaksi
Rabu, 23 Maret 2022 - 09:09 WIB
Ilustrasi. Foto: Istimewa.
Ide atau gagasan mengenai pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) dari masyarakat melalui skema crowd funding dinilai sebagai sesuatu yang aneh. Menurut anggota Komisi II DPR Anwar Hafid, semestinya pembangunan IKN sesuai skema awal, anggarannya dari kas negara maupun investasi pihak swasta.
"Crowd funding bagi IKN adalah ide aneh, karena jika pun untuk kepentingan infrastruktur selain lewat APBN bisa pula lewat swasta," kata Anwar Hafid dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/3/2022).
Ide kemungkinan skema pembiayaan pembangunan IKN melalui crowd funding sebelumnya dilontarkan Kepala OtoritaIbu Kota Negara(IKN) Bambang Susantono dalam wawancaranya dengan Tempo. Crowd funding atau urun dana merupakan penggalangan dana dengan melibatkan banyak orang.
Baca Juga:Presiden Jokowi Saksikan Langsung Peluncuran Mobil Listrik Pertama Dirakit di Indonesia
Menurut Anwar, lebih dari dua tahun terakhir masyarakat sudah sangat terpukul akibat pandemi Covid-19. Pemerintah juga diyakini telah memahami dengan kondisi masyarakat tersebut. Terlebih belakangan masyarakat juga makin kesulitan akibat kenaikan sejumlah komoditas pangan.
"Masyarakat dan daya beli publik belum selesai terpukul karena pandemi, maka mengharapkan dana publik untuk pembangunan IKN sangat-sangat aneh," kata Anggota Fraksi Demokrat itu.
Legislator dari Dapil Sulawesi Tengah itu mendorong pemerintah untuk konsisten dengan skema pembiayaan untuk pembangunan IKN. Di mana disampaikan pada gambaran umumnya bahwa IKN dibangun dari kas negara maupun investasi sektor non pemerintah.
"Crowd funding bagi IKN adalah ide aneh, karena jika pun untuk kepentingan infrastruktur selain lewat APBN bisa pula lewat swasta," kata Anwar Hafid dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/3/2022).
Ide kemungkinan skema pembiayaan pembangunan IKN melalui crowd funding sebelumnya dilontarkan Kepala OtoritaIbu Kota Negara(IKN) Bambang Susantono dalam wawancaranya dengan Tempo. Crowd funding atau urun dana merupakan penggalangan dana dengan melibatkan banyak orang.
Baca Juga:Presiden Jokowi Saksikan Langsung Peluncuran Mobil Listrik Pertama Dirakit di Indonesia
Menurut Anwar, lebih dari dua tahun terakhir masyarakat sudah sangat terpukul akibat pandemi Covid-19. Pemerintah juga diyakini telah memahami dengan kondisi masyarakat tersebut. Terlebih belakangan masyarakat juga makin kesulitan akibat kenaikan sejumlah komoditas pangan.
"Masyarakat dan daya beli publik belum selesai terpukul karena pandemi, maka mengharapkan dana publik untuk pembangunan IKN sangat-sangat aneh," kata Anggota Fraksi Demokrat itu.
Legislator dari Dapil Sulawesi Tengah itu mendorong pemerintah untuk konsisten dengan skema pembiayaan untuk pembangunan IKN. Di mana disampaikan pada gambaran umumnya bahwa IKN dibangun dari kas negara maupun investasi sektor non pemerintah.