Wisata Religi di Palembang, Ada Al Quran Terbesar di Dunia
Rio adi pratama
Rabu, 28 Juli 2021 - 17:46 WIB
Museum Alquran menyimpan kaligrafi terbesar (foto: Rio Adi Pratama)
Palembang memiliki wisata religi yang cukup terkenal, salah satunya Museum Al Quran. Museum Al Quran ini diklaim sebagai yang terbesar di dunia.
Berlokasi di Jalan Mohammad Amin, Kecamatan Gandus, Kota Palembang, bagi Sobat Langit7 yang ingin berwisata ke sana baik menggunakan roda dua maupun roda empat hanya membutuhkan waktu kurang lebih setengah jam dari pusat kota.
Setibanya di sana, Sobat Langit7 akan dimanjakan dengan tampilan ukiran kaligrafi 30 Juz Al Quran dalam ukuran raksasa sebesar 177 cm x 140 cm dengan ketebalan 2,5 cm.
Tiap kaligrafi tersebut diukir di kayu jenis tembesu yang terkenal awet. Bahkan, kaligrafi ini dipahat oleh tangan asli penduduk lokal.
Uniknya, setiap bait huruf-huruf Arab yang bewarna emas tersebut tampak memancar membuat pengunjung makin terpukau akan pesona Al Quran raksasa tersebut.
Inisiator Bayt Al Quran Al Akbar, Syofwatillah Mohzaib, mengatakan destinasi wisata religi ini dibuka kembali dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes) yang ketat sesuai anjuran pemerintah kota setempat.
“Pandemi Covid-19 menjadi tantangan bagi kita. Tapi, kita tetap harus semangat. Kalau berkunjung tetap harus jaga jarak dan pakai masker,” ujar pria yang akrab disapa Opat ini.
Berlokasi di Jalan Mohammad Amin, Kecamatan Gandus, Kota Palembang, bagi Sobat Langit7 yang ingin berwisata ke sana baik menggunakan roda dua maupun roda empat hanya membutuhkan waktu kurang lebih setengah jam dari pusat kota.
Setibanya di sana, Sobat Langit7 akan dimanjakan dengan tampilan ukiran kaligrafi 30 Juz Al Quran dalam ukuran raksasa sebesar 177 cm x 140 cm dengan ketebalan 2,5 cm.
Tiap kaligrafi tersebut diukir di kayu jenis tembesu yang terkenal awet. Bahkan, kaligrafi ini dipahat oleh tangan asli penduduk lokal.
Uniknya, setiap bait huruf-huruf Arab yang bewarna emas tersebut tampak memancar membuat pengunjung makin terpukau akan pesona Al Quran raksasa tersebut.
Inisiator Bayt Al Quran Al Akbar, Syofwatillah Mohzaib, mengatakan destinasi wisata religi ini dibuka kembali dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes) yang ketat sesuai anjuran pemerintah kota setempat.
“Pandemi Covid-19 menjadi tantangan bagi kita. Tapi, kita tetap harus semangat. Kalau berkunjung tetap harus jaga jarak dan pakai masker,” ujar pria yang akrab disapa Opat ini.