DMI Terbitkan Aturan Kegiatan Ibadah Ramadhan, Ini Isinya
Mahmuda attar hussein
Ahad, 27 Maret 2022 - 15:55 WIB
Ilustrasi umat Islam shalat berjamaah. (Foto: iStock).
Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) menerbitkan Surat Edaran (SE) sebagai arahan kegiatan ibadah Ramadhan 1443 Hijriah/2022. SE tersebut berisi empat poin arahan yang resmi diteken oleh Ketua Umum DMI, Jusuf Kalla.
“Pertama, agar masjid atau mushala dimakmurkan untuk ibadah bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah dengan tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan, yakni memakai masker, membawa alat ibadah sendiri, berwudhu dari rumah, dan memelihara kebersihan lingkungan masjid atau mushala sebaik-baiknya sehingga menjamin terjaganya kesehatan seluruh jemaah,” tulis SE tersebut, dikutip Langit7 dari situs resmi DMI, Minggu (27/3/2022).
Lalu yang kedua, seluruh jajaran pimpinan DMI di seluruh tingkatan, Ortom, Batom, DKM, dan Takmir masjid atau mushala mengutamakan kekhusyukan dan kesyahduan bulan suci Ramadhan dengan sejumlah upaya berikut ini.
Baca Juga: Bukber dan Tarawih di Masjid Istiqlal Diadakan Lagi Tahun Ini
A. Menggunakan pengeras suara luar hanya untuk azan, iqamah, dan tartil Quran yang diatur durasinya antara 5-10 menit sebelum tanda waktu salat tiba.
B. Tidak menggunakan pengeras suara luar untuk melakukan dzikir atau doa para imam shalat, tahlilan, puji-pujian, barzanji, nasyid, lagu-lagu religi, dan sejenisnya. Apabila menghendaki penggunaan pengeras suara, hendaknya menggunakan pengeras suara dalam saja.
C. Menjauhkan pengeras suara masjid atau mushala dari anak-anak dan suara-suara gaduh.
“Pertama, agar masjid atau mushala dimakmurkan untuk ibadah bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah dengan tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan, yakni memakai masker, membawa alat ibadah sendiri, berwudhu dari rumah, dan memelihara kebersihan lingkungan masjid atau mushala sebaik-baiknya sehingga menjamin terjaganya kesehatan seluruh jemaah,” tulis SE tersebut, dikutip Langit7 dari situs resmi DMI, Minggu (27/3/2022).
Lalu yang kedua, seluruh jajaran pimpinan DMI di seluruh tingkatan, Ortom, Batom, DKM, dan Takmir masjid atau mushala mengutamakan kekhusyukan dan kesyahduan bulan suci Ramadhan dengan sejumlah upaya berikut ini.
Baca Juga: Bukber dan Tarawih di Masjid Istiqlal Diadakan Lagi Tahun Ini
A. Menggunakan pengeras suara luar hanya untuk azan, iqamah, dan tartil Quran yang diatur durasinya antara 5-10 menit sebelum tanda waktu salat tiba.
B. Tidak menggunakan pengeras suara luar untuk melakukan dzikir atau doa para imam shalat, tahlilan, puji-pujian, barzanji, nasyid, lagu-lagu religi, dan sejenisnya. Apabila menghendaki penggunaan pengeras suara, hendaknya menggunakan pengeras suara dalam saja.
C. Menjauhkan pengeras suara masjid atau mushala dari anak-anak dan suara-suara gaduh.