home wirausaha syariah

Potensi Bisnis Kurma Jadi Angin Segar bagi Petani Indonesia

Rabu, 30 Maret 2022 - 10:45 WIB
Potensi bisnis kurma yang jadi angin segar petani Indonesia. (Foto: Istimewa).
Potensi bisnis kurma menjadi angin segar bagi para petani Indonesia. Sebab nilai impor komoditas tersebut terus meningkat, kini mencapai mencapai USD17,1 juta.

Maret tahun lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor kurma ini lebih tinggi daripada Februari 2021 yang senilai USD14,9 juta dan Januari 2021 sebesar USD10,3 juta.

Sementara itu, Kementerian Perdagangan mencatat, perdagangan Indonesia-Mesir di masa pandemi Covid-19 mengalami peningkatan. Pada periode Januari-November 2021, perdagangan dua negara mencapai USD1,63 miliar atau naik 53,52 persen dibandingkan periode yang sama 2020.

Baca Juga: Petani Asal Karo Sumut Sukses Panen Kurma di Lahan Tropis

Adapun, produk impor utama dari Mesir di antaranya rock phosphate, kurma, molasses, jeruk citrus dan kentang. Indonesia termasuk dalam tiga besar negara pengimpor kurma terbesar dari Mesir.

Data statistik Mesir pada periode Januari-September 2021, ekspor kurma Mesir ke Indonesia mencapai USD10,34 juta. Dengan pangsa pasar sebesar 17,89 persen dari total ekspor kurma Mesir ke dunia.

Impor itu dikarenakan Indonesia sendiri yang bukan merupakan negara produksi kurma. Namun ada petani asal Karo Sumatera Utara yang berhasil menanamnya, bahkan hingga panen.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
bisnis kurma kurma impor
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya