Pertama dalam Sejarah, Shalat Tarawih Dihelat di Times Square
Muhajirin
Senin, 04 April 2022 - 10:57 WIB
Shalat tarawih di Times Square (foto: istimewa)
Media sosial tengah dihebohkan dengan ribuan muslim di Amerika Serikat yang menggelar buka puasa dan shalat Tarawih di Times Square, New York pada Sabtu (2/4/2022). Shalat Tarawih itu menjadi yang pertama kali dalam sejarah dilakukan di tempat ikonik AS.
Menjadi salah satu kawasan pejalan kaki tersibuk di dunia, Times Square dikenal akan banyaknya berbagai papan reklame dan iklan bergengsi, serta menjadi tempat wisata yang menarik sekitar 50 juta pengunjung setiap tahun.
Baca juga: Shamsi Ali: Hari Anti Islamophobia Momentum Umat Islam Semakin Berkembang
Umat Islam menggelar Tarawih di tengah lalu lalang pejalan kaki dan kendaraan yang ramai. Tak sedikit orang yang mengabadikan kegiatan tersebut dengan smartphone. Selain Tarawih, terdapat agenda membagikan 1.500 roti isi (sandwich) gratis kepada orang-orang yang berbuka puasa setelah 16 jam.
Komunitas muslim di Amerika Serikat ingin merayakan Ramadhan di tempat simbolis di jantung New York. Cara itu merupakan salah satu syiar Islam yang hendak diperlihatkan kepada masyarakat mayoritas nonmuslim.
“Kami ingin menjelaskan agama kami kepada semua orang yang tidak tahu tentang apa-apa. islam ada agama damai,” kata penyelenggara berinisial SQ, dikutip Middle East Eye, Senin (4/4/2022).
SQ berharap tontonan shalat berjamaah itu akan membantu nonmuslim belajar tentang Islam. Ada sekitar 1.200 orang mendaftar untuk menghadiri acara tersebut. Dia berharap lebih banyak lagi yang akan ambil bagian.
Menjadi salah satu kawasan pejalan kaki tersibuk di dunia, Times Square dikenal akan banyaknya berbagai papan reklame dan iklan bergengsi, serta menjadi tempat wisata yang menarik sekitar 50 juta pengunjung setiap tahun.
Baca juga: Shamsi Ali: Hari Anti Islamophobia Momentum Umat Islam Semakin Berkembang
Umat Islam menggelar Tarawih di tengah lalu lalang pejalan kaki dan kendaraan yang ramai. Tak sedikit orang yang mengabadikan kegiatan tersebut dengan smartphone. Selain Tarawih, terdapat agenda membagikan 1.500 roti isi (sandwich) gratis kepada orang-orang yang berbuka puasa setelah 16 jam.
Komunitas muslim di Amerika Serikat ingin merayakan Ramadhan di tempat simbolis di jantung New York. Cara itu merupakan salah satu syiar Islam yang hendak diperlihatkan kepada masyarakat mayoritas nonmuslim.
“Kami ingin menjelaskan agama kami kepada semua orang yang tidak tahu tentang apa-apa. islam ada agama damai,” kata penyelenggara berinisial SQ, dikutip Middle East Eye, Senin (4/4/2022).
SQ berharap tontonan shalat berjamaah itu akan membantu nonmuslim belajar tentang Islam. Ada sekitar 1.200 orang mendaftar untuk menghadiri acara tersebut. Dia berharap lebih banyak lagi yang akan ambil bagian.