Akun Twitter Dewan Pers Dibajak, Jadi Lapak Jualan NFT
Muhajirin
Sabtu, 09 April 2022 - 16:31 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Akun Twitter resmi Dewan Pers dengan nama @dewanpers dibajak oleh hacker tak dikenal. Akun itu lalu digunakan sebagai lapak jualan aset Non-Fungible Token (NFT). Peretasan diduga terjadi sejak Jumat (8/4/2022) malam.
Pada Sabtu (9/4/2022), saat ini akun bercentang biru tersebut tidak memiliki foto profil. Sejumlah kicauan sebelumnya juga sudah menghilang. Kabar pembajakan itu diinformasikan oleh Direktur Eksekutif Southeast Asia Freedom of Expression Network (Safenet), Damar Juniarto.
Baca juga: HPN 2022, Membangun Kedaulatan Nasional di Era Digitalisasi Global
“Akun Twitter @dewanpers kena retas sejak kemarin. Semoga cepat ditangani karena sudah seharian isinya jadi segala rupa. Saatnya perkuat keamanan digital dengan sejumlah langkah digital hygiene: ganti password, 2FA, manajemen identitas,” tulis @DamarJuniarto.
Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Dewan Pers, Agus Sudibyo, mengatakan, akun resmi Dewan Pers tengah ditangani oleh pihak Twitter. “Sedang dalam proses penanganan,” kata Agus kepada wartawan, hari ini.
Baca juga: Dewan Pers Ajak Media Sebarkan Konten Optimisme di Masa Pandemi
Pihak Twitter telah membekukan akun tersebut dan menghapus sejumlah spam yang masuk ke dalam akun. Maka itu, masih butuh waktu untuk pemulihan akun Twitter Dewan Pers.
Pada Sabtu (9/4/2022), saat ini akun bercentang biru tersebut tidak memiliki foto profil. Sejumlah kicauan sebelumnya juga sudah menghilang. Kabar pembajakan itu diinformasikan oleh Direktur Eksekutif Southeast Asia Freedom of Expression Network (Safenet), Damar Juniarto.
Baca juga: HPN 2022, Membangun Kedaulatan Nasional di Era Digitalisasi Global
“Akun Twitter @dewanpers kena retas sejak kemarin. Semoga cepat ditangani karena sudah seharian isinya jadi segala rupa. Saatnya perkuat keamanan digital dengan sejumlah langkah digital hygiene: ganti password, 2FA, manajemen identitas,” tulis @DamarJuniarto.
Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Dewan Pers, Agus Sudibyo, mengatakan, akun resmi Dewan Pers tengah ditangani oleh pihak Twitter. “Sedang dalam proses penanganan,” kata Agus kepada wartawan, hari ini.
Baca juga: Dewan Pers Ajak Media Sebarkan Konten Optimisme di Masa Pandemi
Pihak Twitter telah membekukan akun tersebut dan menghapus sejumlah spam yang masuk ke dalam akun. Maka itu, masih butuh waktu untuk pemulihan akun Twitter Dewan Pers.
(jqf)