Masjid Kobe, Masjid Tertua di Jepang yang Selamat dari Perang Dunia II
Fifiyanti Abdurahman
Kamis, 14 April 2022 - 07:28 WIB
Masjid Kobe di Jepang tetap berdiri kokoh di tengah gempuran Perang Dunia II dan gempa tahun 1995. Foto: Instagram/urjapan.indonesia
Masjid Kobe merupakan masjid pertama di Jepang yang sarat dengan sejarah lebih dari delapan dekade ini. Rumah ibadah dengan tiga lantai yang berlokasi di Nakayamate Dori di Chuo-ku, Kobe dirancang oleh arsitek Ceko Jan Josef Svagr dan dibangun pada tahun 1935.
Masjid ini memiliki ruang shalat pusat di lantai dasar, serta mihrab marmer putih dan mimbar. Pusat Kebudayaan Islam yang ada di gedung ini juga menawarkan sesi belajar dan informasi umum tentang Islam.
Baca juga: 5 Masjid di Jakarta yang Nyaman untuk I'tikaf Bareng Keluarga
Menurut laporan masjid Kobe tahun 1936, bangunan itu dibuka oleh Tuan Ferozuddin pada Jumat, 2 Agustus 1935, di hadapan umat Muslim yang dari berbagai penjuru negeri.
Diterangkan juga, pada 11 Oktober 1935 sore hari, ada sekitar 600 tamu undangan yang datang untuk melihat bangunan masjid.
"Kemudian di malam hari yang sama, mereka berkumpul di Hotel Tor, di mana sebuah resepsi besar diadakan," begitu pesan tertulis dari Ginjiro Katsuda, Walikota Kobe di masa itu.
“Sebagai walikota Kobe, saya dengan senang hati menyampaikan ucapan selamat yang tulus kepada Komite Masjid Muslim Kobe atas kesempatan pembukaan masjid. Ini adalah masjid Muslim pertama yang dibangun di Jepang, dan Kobe mungkin bangga akan hal itu. Kemunculan masjid baru ini cukup sesuai dengan kota kosmopolitan seperti Kobe,” kata Katsuda kala itu, seperti dikutip dari Arab News, Kamis (14/4/2022).
Masjid ini memiliki ruang shalat pusat di lantai dasar, serta mihrab marmer putih dan mimbar. Pusat Kebudayaan Islam yang ada di gedung ini juga menawarkan sesi belajar dan informasi umum tentang Islam.
Baca juga: 5 Masjid di Jakarta yang Nyaman untuk I'tikaf Bareng Keluarga
Menurut laporan masjid Kobe tahun 1936, bangunan itu dibuka oleh Tuan Ferozuddin pada Jumat, 2 Agustus 1935, di hadapan umat Muslim yang dari berbagai penjuru negeri.
Diterangkan juga, pada 11 Oktober 1935 sore hari, ada sekitar 600 tamu undangan yang datang untuk melihat bangunan masjid.
"Kemudian di malam hari yang sama, mereka berkumpul di Hotel Tor, di mana sebuah resepsi besar diadakan," begitu pesan tertulis dari Ginjiro Katsuda, Walikota Kobe di masa itu.
“Sebagai walikota Kobe, saya dengan senang hati menyampaikan ucapan selamat yang tulus kepada Komite Masjid Muslim Kobe atas kesempatan pembukaan masjid. Ini adalah masjid Muslim pertama yang dibangun di Jepang, dan Kobe mungkin bangga akan hal itu. Kemunculan masjid baru ini cukup sesuai dengan kota kosmopolitan seperti Kobe,” kata Katsuda kala itu, seperti dikutip dari Arab News, Kamis (14/4/2022).