Alami Musibah, Ini Profil dan Lagu Populer Band Debu
Fifiyanti Abdurahman
Senin, 18 April 2022 - 16:02 WIB
Salah satu personil Debu, Daood, yang mengalami kecelakaan di ruas tol Probolinggo. Foto: Instagram
Grup musik Debu dikabarkan mengalami kecelakaan maut di ruas tol Paspro (Pasuruan-Probolinggo), Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Jawa Timur, Senin (18/4/2022).
Kecelakaan tersebut mengakibatkan dua orang tewas yakni Firdaus (31) dan Al Haddad Amal Sheikh Aidaros (30), warga Malaysia. Sedangkan, ada dua orang yang lain mengalami luka berat, yakni Daood Abdullah Al Daood (35) dan Umar (28).
Baca juga: Rombongan Grup Musik Debu Kecelakaan di Probolinggo, Dua Tewas
Profil band Debu
Debu merupakan band musik Islam Sufi. Grup ini diisi oleh anak-anak muda muslim yang berasal dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Namun, sebagian besar personilnya berasal dari Amerika Serikat, Swedia, dan Inggris.
Grub musik ini beranggotakan 12 orang, enam orang laki-laki dan enam perempuan. Mereka adalah Kumayl Mustafa, Daood (vokal), Daood Abdullah (drum), Fatimah Husniah (saz, biola), Layla Wafiyah (harpa), Ali Mujahid Abdullah (bass), Naimah Mahmoud (mandolin, perkusi), Shakur Binhassan Ali (perkusi, biola), Najmah Hakimah (santur, biola), Naseem Nahid DeVoe (perkusi), Muhammad Saleem (seruling, perkusi), Shakurah Yasirah (biola, saz), dan Abdul Wahab (perkusi).
Pada 2001, grup musik yang didirikan oleh Syekh Fattaah, ayah Kumayl Mustafa Daood ini memutuskan untuk hijrah ke Indonesia. Akan tetapi, mereka mulai populer di Indonesia pada 2003, setelah mengeluarkan album pertama bertajuk Mabuk Cinta.
Kecelakaan tersebut mengakibatkan dua orang tewas yakni Firdaus (31) dan Al Haddad Amal Sheikh Aidaros (30), warga Malaysia. Sedangkan, ada dua orang yang lain mengalami luka berat, yakni Daood Abdullah Al Daood (35) dan Umar (28).
Baca juga: Rombongan Grup Musik Debu Kecelakaan di Probolinggo, Dua Tewas
Profil band Debu
Debu merupakan band musik Islam Sufi. Grup ini diisi oleh anak-anak muda muslim yang berasal dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Namun, sebagian besar personilnya berasal dari Amerika Serikat, Swedia, dan Inggris.
Grub musik ini beranggotakan 12 orang, enam orang laki-laki dan enam perempuan. Mereka adalah Kumayl Mustafa, Daood (vokal), Daood Abdullah (drum), Fatimah Husniah (saz, biola), Layla Wafiyah (harpa), Ali Mujahid Abdullah (bass), Naimah Mahmoud (mandolin, perkusi), Shakur Binhassan Ali (perkusi, biola), Najmah Hakimah (santur, biola), Naseem Nahid DeVoe (perkusi), Muhammad Saleem (seruling, perkusi), Shakurah Yasirah (biola, saz), dan Abdul Wahab (perkusi).
Pada 2001, grup musik yang didirikan oleh Syekh Fattaah, ayah Kumayl Mustafa Daood ini memutuskan untuk hijrah ke Indonesia. Akan tetapi, mereka mulai populer di Indonesia pada 2003, setelah mengeluarkan album pertama bertajuk Mabuk Cinta.