Warga Surabaya Buat Robot Penyemprot Disinfektan
Muhajirin
Ahad, 01 Agustus 2021 - 11:06 WIB
Robot delta buatan warga Surabaya. Foto: Antaranews.com
Warga Surabaya membuat robot untuk penyemprotan disinfektan selama pandemi Covid-19. Robot tersebut dibuat oleh warga Surabaya secara otodidak. Perakitan robot ini dipimpin Ketua RT diJalan Tembok Gede III, Kota Surabaya, Jawa Timur.
Robot Delta penyemprot disinfektan juga menjadi tontotan dan hiburan bagi warga dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19. Sama dengan pembuatan dua unit robot sebelumnya, bahannya menggunakan barang-barang bekas pakai.
Robot tersebut dioperasikan setiap malam di kampung sekaligus menjadi hiburan bagi warga. Harapannya, dengan adanya tiga unit robot saat ini bisa menarik minat wisatawan berkunjung ke Tembok Gede. Setiap satu unit robot menghabiskan biaya belasan juta rupiah dan dibuat secara swadaya oleh warga kampung setempat.
"Warga membuatnya secara swadaya dan otodidak," ujar Ketua RT 3 / RW 2 Kelurahan Bubutan, Aseyan, kepada wartawan di Surabaya, Sabtu (30/7).
Dia menjelaskan nama pada robot tersebut diambil dari Covid-19 varian Delta yang belakangan semakin meresahkan warga. "Kami rakit dalam kurun waktu sepekan. Kini kami fungsikan untuk menyemprot disinfektan di lingkungan permukiman warga demi pencegahan penularan Covid-19," ucap dia.
Lingkungan Tembok Gede III selama ini telah dikenal sebagai Kampung Pintar karena sebelumnya juga pernah menciptakan sebanyak dua unit robot. Hanya, dua unit robot terdahulu belum bisa bergerak atau berjalan jarak jauh, namun berhasil mengeluarkan suara yang bersifat imbauan.
"Robot Delta adalah inovasi terkini dari warga kampung Tembok Gede Surabaya. Ke depan, semoga dapat juga menarik kunjungan wisatawan," katanya.
Robot Delta penyemprot disinfektan juga menjadi tontotan dan hiburan bagi warga dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19. Sama dengan pembuatan dua unit robot sebelumnya, bahannya menggunakan barang-barang bekas pakai.
Robot tersebut dioperasikan setiap malam di kampung sekaligus menjadi hiburan bagi warga. Harapannya, dengan adanya tiga unit robot saat ini bisa menarik minat wisatawan berkunjung ke Tembok Gede. Setiap satu unit robot menghabiskan biaya belasan juta rupiah dan dibuat secara swadaya oleh warga kampung setempat.
"Warga membuatnya secara swadaya dan otodidak," ujar Ketua RT 3 / RW 2 Kelurahan Bubutan, Aseyan, kepada wartawan di Surabaya, Sabtu (30/7).
Dia menjelaskan nama pada robot tersebut diambil dari Covid-19 varian Delta yang belakangan semakin meresahkan warga. "Kami rakit dalam kurun waktu sepekan. Kini kami fungsikan untuk menyemprot disinfektan di lingkungan permukiman warga demi pencegahan penularan Covid-19," ucap dia.
Lingkungan Tembok Gede III selama ini telah dikenal sebagai Kampung Pintar karena sebelumnya juga pernah menciptakan sebanyak dua unit robot. Hanya, dua unit robot terdahulu belum bisa bergerak atau berjalan jarak jauh, namun berhasil mengeluarkan suara yang bersifat imbauan.
"Robot Delta adalah inovasi terkini dari warga kampung Tembok Gede Surabaya. Ke depan, semoga dapat juga menarik kunjungan wisatawan," katanya.