SEA Games Hanoi
Prestasi Atletik Jeblok, Odekta Elvina Sentil Nama Luhut
Garry Talentedo Kesawa
Sabtu, 21 Mei 2022 - 21:05 WIB
Pelari asal Indonesia, Odekta Elvina Naibaho. (Foto: NOC Indonesia)
Cabang olahraga (cabor) atletik baru pmenyumbangkandua emas dari delapan target yang dicanangkan di SEA Games 2021 Hanoi, Vietnam. Atlet Odekta Elvina Naibaho menjadi salah satu penyumbang emas dari nomor maraton putri pada hari Kamis (19/5/2022) lalu.
Meski berhasil menyumbang emas untuk Indonesia, namun Odekta mengkritik Ketua Umum PB PASI, Luhut Binsar Pandjaitan yang dianggapnya tidak maksimal. Dia menilai kinerja Luhut berbeda jauh dengan ketum sebelumnya, almarhum Bob Hasan.
Baca Juga:Klasemen Perolehan Medali: Kumpulkan 50 Emas, Indonesia Huni Tiga Besar
"Saya ingin menyampaikan bahwa jangan hanya peduli ketika kami berhasil, tetapi ketika gagal dibuang. Tolong untuk pengurus federasi dan apa pun yang bersangkut paut di kepengurusan," ujarnya kepada awak media, dikutip Sabtu (21/5/2022).
Odekta membeberkan fakta mencengangkan yang membuatnya harus bekerja keras seorang diri hingga sejauh ini. Dia mengaku tidak mendapatkan biaya dari PB PASI selama dua bulan. Hal itu membuat Odekta merasa kecewa karena sejatinya sudah mengorbankan emosi, materi, masa muda dan keluarganya.
Bahkan, Odekta membeberkan mulai dari urusan kecil seperti butuh untuk pijat, tidak diberikan. Dia juga menyewa apartemen agar bisa fokus tinggal di Jakarta untuk melanjutkan training center(TC) yang sebelumnya digelar di Pangalengan.
Baca Juga:Angkat Besi Sumbang Medali Emas, Menpora: Motivasi Bagi Para Atlet
Meski berhasil menyumbang emas untuk Indonesia, namun Odekta mengkritik Ketua Umum PB PASI, Luhut Binsar Pandjaitan yang dianggapnya tidak maksimal. Dia menilai kinerja Luhut berbeda jauh dengan ketum sebelumnya, almarhum Bob Hasan.
Baca Juga:Klasemen Perolehan Medali: Kumpulkan 50 Emas, Indonesia Huni Tiga Besar
"Saya ingin menyampaikan bahwa jangan hanya peduli ketika kami berhasil, tetapi ketika gagal dibuang. Tolong untuk pengurus federasi dan apa pun yang bersangkut paut di kepengurusan," ujarnya kepada awak media, dikutip Sabtu (21/5/2022).
Odekta membeberkan fakta mencengangkan yang membuatnya harus bekerja keras seorang diri hingga sejauh ini. Dia mengaku tidak mendapatkan biaya dari PB PASI selama dua bulan. Hal itu membuat Odekta merasa kecewa karena sejatinya sudah mengorbankan emosi, materi, masa muda dan keluarganya.
Bahkan, Odekta membeberkan mulai dari urusan kecil seperti butuh untuk pijat, tidak diberikan. Dia juga menyewa apartemen agar bisa fokus tinggal di Jakarta untuk melanjutkan training center(TC) yang sebelumnya digelar di Pangalengan.
Baca Juga:Angkat Besi Sumbang Medali Emas, Menpora: Motivasi Bagi Para Atlet