home wisata halal

Delegasi GPDRR 2022 Bakal Diajak Jalan-jalan ke Desa Wisata Panglipuran

Jum'at, 27 Mei 2022 - 21:43 WIB
Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo saat meninjau Desa Wisata Panglipuran (foto: Kemenparekraf)
Desa Wisata Penglipuran, Bali menjadi salah satu destinasi wisata yang ditawarkan bagi delegasi Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022.

Berkat kebersihan dan kerapiannya, desa seluas 112 hektare yang berada di Bali ini berhasil menyabet beberapa penghargaan diantaranya Kalpataru, ISTA (Indonesia Sustainable Tourism Award) pada tahun 2017. Terbaru, destinasi ini masuk dalam Sustainable Destinations Top 100 versi Green Destinations Foundation.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesudibjo mengatakan bahwa di Desa Wisata Penglipuran, para delegasi GPDRR 2022 akan diperlihatkan rumah-rumah dengan arsitektur khusus, yakni arsitektur tahan gempa.

Baca juga:Menikmati Kesegaran Air Pegunungan Sungai Rahtawu di Kudus

"Desa Penglipuran ini masuk ke dalam list destinasi pada program fieldtrip gratis yang difasilitasi oleh Kemenparekraf. Kita berharap delegasi bisa menikmati desain arsitektur khusus desa ini, yang bangunannya memiliki struktur, fungsi, dan ornamen yang digunakan turun-temurun,” ujar Angela dalam keterangan persnya dikutip Jum'at (27/5/2022).



Menurut Angela, Desa Penglipuran mengusung patokan adat yang sudah turun-temurun, yaitu dibangun dengan Konsep Tri Mandala, di mana tata ruang desa dibagi menjadi tiga wilayah yakni Utama Mandala, Madya Mandala, dan Nista Mandala.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
gpdrr desa wisata angela tanoesoedibjo
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya