home wirausaha syariah

Produk Ngangenin Jadi Faktor Konsumen Lakukan Repeat Order

Selasa, 03 Agustus 2021 - 18:51 WIB
Ilustrasi produk makanan yang ngangenin dan konsumen melakukan transaksi kembali. Foto: Langit7/antara
Salah satu faktor penyebab konsumen loyal akibat pelaku usaha berhasil menciptakan produk ngangenin. Dirindukan karena memiliki keunggulan, baik dari sisi kualitas dan harga. Sebuah bisnis bisa berkembang dan bertahan karena adanya konsumen loyal.

Konsultan bisnis, Jaya Setiabudi mengatakan berkembangnya bisnis dan bisa bertahan di segala situasi, selain menjaga kualitas perlu juga menciptakan sebuah produk yang benar-benar diinginkan. Sehingga menimbulkan rasa kangen dari konsumen terhadap produk tersebut.

“Produk ngangenin ini perlu adanya sifat yang bisa ditonjolkan dalam sebuah produk. Dalam produk makanan pasti kualitas rasa adalah yang pertama, dari kualitas rasa yang enak maka akan membuat produk ini dicintai dan akhirnya akan ngangenin dan menjadi kebutuhan konsumen,” ujarnya dalam Webinar Cara Membuat Produk Ngangenin, Selasa (3/7).

Dalam produk makanan, enak saja tidak cukup untuk menjangkau pasar yang luas. Tapi juga harus menghadirkan produk ngangenin yang membuat pembeli datang kembali melakukan transaksi. Hal ini penting untuk menjaga ketahanan dan perkembangan dalam sebuah bisnis yang dijalankan.

Penulis buku “Buka Langsung Laris” ini juga mengatakan untuk menghadirkan produk yang ngangenin maka langkah awal yang perlu dilakukan adalah menguji produk. Dalam hal ini, erat kaitannya dengan strategi promosi yang dilakukan.

“Kita perlu menguji produk yang kita jual, produk makanan misalnya. Produk ini kita uji kepada mereka setelah menentukan riset pasar dan target konsumen, lantas bagaimana timbal balik mereka terhadap produk, inilai nantinya yang dijadikan tolak ukur apakah produk kita cukup ngangenin atau tidak,” jelasnya.

Selain itu, muslim yang akrab disapa Mas J ini juga menyebutkan, kritikan yang diberikan dari target konsumen tidak perlu diambil hati. Saran dan kritikan yang diterima itu harus dijadikan sebagai bahan pengembangan diri dan usaha yang dijalankan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
wirausaha syariah produk umkm umkm produk halal konsumen
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya