Ma'ruf Amin Dorong Pengembangan Tren Tanaman Hias Sebagai Potensi Ekonomi
Hasanah syakim
Senin, 30 Mei 2022 - 21:55 WIB
Wakil Presiden Republik Indonesia Maruf Amin (foto: setneg)
Merawat tanaman hias menjadi salah satu aktivitas yang banyak dilakukan masyarakat terutama saat pandemi Covid-19. Hal ini sebagai cara untuk mengatasi kepenatan dalam mengisi kegiatan selama di rumah saja.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) menyebutkan bahwa tahun 2021 ekspor tanaman hias mengalami pertumbuhan hingga 98 persen atau mencapai lebih dari 17 juta dolar AS.
Wakil Presiden K.H Ma'ruf Amin mengatakan bahwa tanaman hias selain memiliki potensi ekonomi, proses pembudidayaannya juga turut menjadi upaya menjaga kelestarian tanaman hias itu sendiri.
Baca juga:Pilih Entrepreneur atau Intrapreneur? Kenali Perbedaan Keduanya
"Mari kita majukan tanaman hias kita dengan memenuhi kebutuhan tanaman hias dari dalam negeri sendiri, bahkan kita harus mengekspor tanaman ini ke mancanegara," kata Ma'ruf Amin dikutip Senin (30/5/2022).
Menurutnya, seiring dengan tren tanaman hias yang semakin tinggi peminatnya, diperlukan adanya dorongan untuk terus mengembangkan usaha tanaman hias, baik untuk memenuhi pasar di dalam negeri maupun mencanegara.
“Selain mempunyai potensi ekonomi yang besar, upaya pemenuhan kebutuhan tanaman hias dalam negeri menjadi proses pembudidayaan berbagai tanaman hias dalam menjaga kelestariannya,” ungkapnya.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) menyebutkan bahwa tahun 2021 ekspor tanaman hias mengalami pertumbuhan hingga 98 persen atau mencapai lebih dari 17 juta dolar AS.
Wakil Presiden K.H Ma'ruf Amin mengatakan bahwa tanaman hias selain memiliki potensi ekonomi, proses pembudidayaannya juga turut menjadi upaya menjaga kelestarian tanaman hias itu sendiri.
Baca juga:Pilih Entrepreneur atau Intrapreneur? Kenali Perbedaan Keduanya
"Mari kita majukan tanaman hias kita dengan memenuhi kebutuhan tanaman hias dari dalam negeri sendiri, bahkan kita harus mengekspor tanaman ini ke mancanegara," kata Ma'ruf Amin dikutip Senin (30/5/2022).
Menurutnya, seiring dengan tren tanaman hias yang semakin tinggi peminatnya, diperlukan adanya dorongan untuk terus mengembangkan usaha tanaman hias, baik untuk memenuhi pasar di dalam negeri maupun mencanegara.
“Selain mempunyai potensi ekonomi yang besar, upaya pemenuhan kebutuhan tanaman hias dalam negeri menjadi proses pembudidayaan berbagai tanaman hias dalam menjaga kelestariannya,” ungkapnya.