LANGIT7.ID, Jakarta -
Entrepreuneur dan intrapreuneur merupakan dua hal yang berbeda. Sebab seorang bisa saja masih bekerja di suatu tempat, namun memiliki bisnis di luar profesinya.
CEO dan Co-Founder Corporate Innovation Asia (CIAS), menjelaskan perbedaan antara entrepreuneur dan intrapreuneur ibarat dua ikan. Di mana yang satu hidup di air laut, sementara satunya lagi hidup di air tawar.
Kalau entrepreuneur adalah orang yang memiliki
bisnis, maka intrapreuneur adalah orang yang memiliki jiwa pebisnis tapi tidak memiliki bisnisnya. Intrapreuneur biasanya bekerja di sebuah perusahaan atau menjadi pegawai seseorang yang memiliki bisnis.
"Tidak mudah untuk kedua 'ikan' ini saling bertukar tempat. Seperti seorang intrapreuneur yang bekerja dan mendapatkan ilmu bisnis, lantas resign dan menjadi entrepreneur, ternyata masih gagal dan memutuskan kembali menjadi intrapreuneur. Begitu sebaliknya ketika entrepreuneur menjadi intrapreuneur," kata dia dikanal YouTubenya, Senin (30/5/2022).
Baca Juga: Teknologi dalam Bisnis, Ustadz Ammi: Pengusaha Dianjurkan BelajarAda beberapa hal yang menjadi penyebab sulitnya kedua "ikan" ini untuk bertukar tempat. Salah satunya adalah kebiasaan seseorang ketika melakukan pekerjaannya.
Bagi seorang intrapreuneur yang terbiasa bekerja menjadi pegawai di sebuah perusahaan, ketika dia mencoba membuka usahanya sendiri, bisa jadi muncul sebuah kegamangan. Artinya, mereka terbiasa mendapatkan arahan lantas mengeksekusinya.
Berbeda ketika menjadi enterpreneur, di mana tidak ada arahan tugas. Namun, merekalah yang menciptakan arahan tersebut.
"Perbedaan kebiasaan inilah yang seringkali menjadikan seseorang bingung dan kesulitan, sehingga dia memutuskan kembali memerankan profesi lamanya," ujarnya.
(bal)