Eril Hilang di Sungai Aare, Keluarga Ikut Pencarian Setiap Hari
Fifiyanti Abdurahman
Rabu, 01 Juni 2022 - 06:37 WIB
Heinrich, warga yang menolong Zahra di Sungai Aare, Bern, Swiss, menyampaikan simpatinya ke Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Foto: KBRI Bern
Memasuki hari kelima hilangnya Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, anak sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, di Sungai Aare, Bern, Swiss, Kamis (26/5/2022), pencarian masih belum menemui titik terang.
Kepolisian Bern masih terus mencari Eril dengan mengintensifkan pencarian dengan berjalan kaki, perahu, drone, dan penyelam.
Pencarian dimulai di pagi hari dan mencakup area dari Eichholz hingga Wohlensee, dan berfokus di antara pintu air Schwelenmaetelli dan Engehalde.
Baca juga: Pencarian Eril Berlanjut, Pihak Keluarga Ikhlas Atas Semua Takdir
Warga Indonesia yang bermukim di Swiss, Krisna Diantha mengatakan sempat bertemu dengan pihak keluarga. Dalam proses pencarian Eril, pihak keluarga, didampingi perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bern, mencari dengan berjalan kaki sejauh 3 kilometer dari titik Eril diduga hilang.
"Pihak keluarga mencari terus dengan berjalan kaki setiap hari," kata Krisna saat dihubungi Langit7, Selasa (31/5/2022).
Menurut Krisna, warga sekitar aliran Sungai Aare berempati atas kejadian tersebut dan berharap pencarian segera menemukan titik terang.
Kepolisian Bern masih terus mencari Eril dengan mengintensifkan pencarian dengan berjalan kaki, perahu, drone, dan penyelam.
Pencarian dimulai di pagi hari dan mencakup area dari Eichholz hingga Wohlensee, dan berfokus di antara pintu air Schwelenmaetelli dan Engehalde.
Baca juga: Pencarian Eril Berlanjut, Pihak Keluarga Ikhlas Atas Semua Takdir
Warga Indonesia yang bermukim di Swiss, Krisna Diantha mengatakan sempat bertemu dengan pihak keluarga. Dalam proses pencarian Eril, pihak keluarga, didampingi perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bern, mencari dengan berjalan kaki sejauh 3 kilometer dari titik Eril diduga hilang.
"Pihak keluarga mencari terus dengan berjalan kaki setiap hari," kata Krisna saat dihubungi Langit7, Selasa (31/5/2022).
Menurut Krisna, warga sekitar aliran Sungai Aare berempati atas kejadian tersebut dan berharap pencarian segera menemukan titik terang.