Lubuk Minturun, Wisata Pemandian Alam dan Lokasi Pembibitan Tanaman Hias
Hasanah syakim
Jum'at, 03 Juni 2022 - 19:42 WIB
Pemandian Lubuk Munturun di Padang (foto: instagaram/ @yoviotria)
Pemandian Lubuk Minturun menjadi tempat pemandian alam yang berlokasi di Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tengah Kota Padang.
Objek wisata ini memiliki keindahan alam yang begitu asri serta alami. Tak heran jika kawasan ini kerap dijadikan sebagai alternatif tempat liburan oleh masyarakat sekitar.
Dilansir dari pariwisata.padang.go.id, dari pusat Kota Padang menujukawasan ini dapat ditempuh sekitar 20 kilometer dengan akses yang cukup mudah dan kondisi yang baik, terlebih area disekitar lokasi juga terasa sejuk sebab berada di lingkungan yang cukup rimbun dengan pepohonan.
Pemandian Lubuk Minturun ini terbentuk secara alami dari salah satu titik aliran Sungai Batang Kandis. Konon,sejak penjajahan Belanda lokasi pemandian ini kerap dijadikan sebagai tempat mandi bagi nona-nona Belanda.
Baca juga:Goa Tapak Raja, Objek Wisata di IKN yang Menarik dan Masih Alami
Cerita tersebut dikuatkan dengan keberadaan sebuah prasasti yang juga berumur cukup lama. Dimana di sisi pemandian terukir kata-kata, "Diboeka 8-4-1883, oleh penghoeloe Achin".
Akses menuju pemandiaan sudah beraspal, sehingga wisatawan dapat dengan mudah untuk menjangkau lokasi tersebut.
Objek wisata ini memiliki keindahan alam yang begitu asri serta alami. Tak heran jika kawasan ini kerap dijadikan sebagai alternatif tempat liburan oleh masyarakat sekitar.
Dilansir dari pariwisata.padang.go.id, dari pusat Kota Padang menujukawasan ini dapat ditempuh sekitar 20 kilometer dengan akses yang cukup mudah dan kondisi yang baik, terlebih area disekitar lokasi juga terasa sejuk sebab berada di lingkungan yang cukup rimbun dengan pepohonan.
Pemandian Lubuk Minturun ini terbentuk secara alami dari salah satu titik aliran Sungai Batang Kandis. Konon,sejak penjajahan Belanda lokasi pemandian ini kerap dijadikan sebagai tempat mandi bagi nona-nona Belanda.
Baca juga:Goa Tapak Raja, Objek Wisata di IKN yang Menarik dan Masih Alami
Cerita tersebut dikuatkan dengan keberadaan sebuah prasasti yang juga berumur cukup lama. Dimana di sisi pemandian terukir kata-kata, "Diboeka 8-4-1883, oleh penghoeloe Achin".
Akses menuju pemandiaan sudah beraspal, sehingga wisatawan dapat dengan mudah untuk menjangkau lokasi tersebut.