Rasis dan Islamofobia, DPR Minta Menlu Panggil Dubes India
Jaja Suhana
Selasa, 07 Juni 2022 - 08:35 WIB
Anggota DPR Fadli Zon menyebut Juru Bicara Partai Bharatiya Janata Party (BJP), Nupur Sharma seorang rasis dan islamofobia.
Anggota DPR Fadli Zon mengecam penghinaan atas Nabi Muhammad Saw yang dilakukan oleh Juru Bicara Partai Bharatiya Janata Party (BJP), Nupur Sharma. Ia meminta Menteri Luar Negeri (Menlu) segera memanggil Duta Besar (Dubes) India di Jakarta.
"Sebaiknya Menlu RI segera panggil Dubes India di Jakarta atas penghinaan terhadap Nabi Muhammad Saw dan Islam oleh Juru Bicara partai pemerintah India yang rasis dan islamofobia," ujar Fadly dalam akun Twitternya, dikutip Selasa (7/6/2022).
Nupur Sharma membuat pernyataan menghina Nabi Muhammad dan Istrinya Aisyah dalam debat TV lokal. Aksinya tersebut memicu gelombang kecamatan dari umat muslim seluruh dunia.
Baca Juga:JATTI Desak Kemenlu Panggil Dubes India Terkait Penghinaan Rasulullah
Dilansir dari TRT World Qatar, Kuwait dan Iran telah memanggil Duta besar (utusan) India atas pernyataan yang menyakiti umat muslim tersebut. Terdapat pula gelombang boikot yang dilakukan umat muslim terhdap produk India.
Menteri Luar Negeri Qatar, Soltan bin Saad Al Muraikhi menyatakan kecewa atas pernyataan kontroversial tersebut. Qatar mengecam aksi tersebut dan meminta India segera melakukan permohonan maaf kepada kaum muslimin.
"Pernyataan mengina ini akan mengarah pada hasutan kebencian agama dan menyinggung lebih dari dua miliar muslim di seluruh dunia," ujar Soltan.
"Sebaiknya Menlu RI segera panggil Dubes India di Jakarta atas penghinaan terhadap Nabi Muhammad Saw dan Islam oleh Juru Bicara partai pemerintah India yang rasis dan islamofobia," ujar Fadly dalam akun Twitternya, dikutip Selasa (7/6/2022).
Nupur Sharma membuat pernyataan menghina Nabi Muhammad dan Istrinya Aisyah dalam debat TV lokal. Aksinya tersebut memicu gelombang kecamatan dari umat muslim seluruh dunia.
Baca Juga:JATTI Desak Kemenlu Panggil Dubes India Terkait Penghinaan Rasulullah
Dilansir dari TRT World Qatar, Kuwait dan Iran telah memanggil Duta besar (utusan) India atas pernyataan yang menyakiti umat muslim tersebut. Terdapat pula gelombang boikot yang dilakukan umat muslim terhdap produk India.
Menteri Luar Negeri Qatar, Soltan bin Saad Al Muraikhi menyatakan kecewa atas pernyataan kontroversial tersebut. Qatar mengecam aksi tersebut dan meminta India segera melakukan permohonan maaf kepada kaum muslimin.
"Pernyataan mengina ini akan mengarah pada hasutan kebencian agama dan menyinggung lebih dari dua miliar muslim di seluruh dunia," ujar Soltan.