Tingkatkan Daya Saing UMKM, Lazada Tutup Akses Impor di 3 Klaster
Mahmuda attar hussein
Rabu, 04 Agustus 2021 - 11:30 WIB
Ilustrasi produk UMKM yang terlindungi dengan kebijakan tutup impor Lazada. Foto: Langit7/Istock
Demi melindungi UMKM lokal dan meningkatkan daya saing, akses produk impor dari marketplace Lazada resmi ditutup. Dalam hal ini, Lazada menutup tiga klaster impornya, yakni tekstil dan fesyen, makanan dan minuman, serta kerajinan.
Hal ini dilakukan Lazada sebagai bentuk dukungan kepada UMKM melalui program Akselerasi Karya Rakyat Akar Indonesia. Dengan tujuan memberikan perlindungan dan meningkatkan daya saing UMKM Indonesia.
Kepala Urusan dan Kebijakan Publik Lazada, Waizly Darwin mengatakan, Lazada ingin terus memberikan semangat kepada UMKM Indonesia untuk bisa bersaing. Selain itu, Lazada berencana untuk melakukan penguatan domestik di daerah dengan membangun jaringan dan bimbingan teknologi agara UMKM dalam negeri dapat terus berkembang.
“Di tengah krisis ekonomi ini, Lazada memberikan perlindungan kepada UMKM domestik agar mereka bisa tumbuh secara sehat,” katanya dalam diskusi virtual, Selasa (3/8) kemarin.
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo sebelumnya telah memerintahkan untuk melakukan penajaman kebijakan Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE). Kementerian Koperasi dan UKM telah merumuskan empat poin, yakni:
1. Meminimalisir ancaman terhadap UMKM dan industri dalam negeri dari praktik perdagangan tidak sehat
2. Pengutamaan produk dan pedagang dalam negeri
Hal ini dilakukan Lazada sebagai bentuk dukungan kepada UMKM melalui program Akselerasi Karya Rakyat Akar Indonesia. Dengan tujuan memberikan perlindungan dan meningkatkan daya saing UMKM Indonesia.
Kepala Urusan dan Kebijakan Publik Lazada, Waizly Darwin mengatakan, Lazada ingin terus memberikan semangat kepada UMKM Indonesia untuk bisa bersaing. Selain itu, Lazada berencana untuk melakukan penguatan domestik di daerah dengan membangun jaringan dan bimbingan teknologi agara UMKM dalam negeri dapat terus berkembang.
“Di tengah krisis ekonomi ini, Lazada memberikan perlindungan kepada UMKM domestik agar mereka bisa tumbuh secara sehat,” katanya dalam diskusi virtual, Selasa (3/8) kemarin.
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo sebelumnya telah memerintahkan untuk melakukan penajaman kebijakan Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE). Kementerian Koperasi dan UKM telah merumuskan empat poin, yakni:
1. Meminimalisir ancaman terhadap UMKM dan industri dalam negeri dari praktik perdagangan tidak sehat
2. Pengutamaan produk dan pedagang dalam negeri