LANGIT7.ID, Jakarta - Demi melindungi UMKM lokal dan meningkatkan daya saing, akses produk impor dari marketplace Lazada resmi ditutup. Dalam hal ini, Lazada menutup tiga klaster impornya, yakni tekstil dan fesyen, makanan dan minuman, serta kerajinan.
Hal ini dilakukan Lazada sebagai bentuk dukungan kepada UMKM melalui program Akselerasi Karya Rakyat Akar Indonesia. Dengan tujuan memberikan perlindungan dan meningkatkan daya saing UMKM Indonesia.
Kepala Urusan dan Kebijakan Publik Lazada, Waizly Darwin mengatakan, Lazada ingin terus memberikan semangat kepada UMKM Indonesia untuk bisa bersaing. Selain itu, Lazada berencana untuk melakukan penguatan domestik di daerah dengan membangun jaringan dan bimbingan teknologi agara UMKM dalam negeri dapat terus berkembang.
“Di tengah krisis ekonomi ini, Lazada memberikan perlindungan kepada UMKM domestik agar mereka bisa tumbuh secara sehat,” katanya dalam diskusi virtual, Selasa (3/8) kemarin.
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo sebelumnya telah memerintahkan untuk melakukan penajaman kebijakan Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE). Kementerian Koperasi dan UKM telah merumuskan empat poin, yakni:
1. Meminimalisir ancaman terhadap UMKM dan industri dalam negeri dari praktik perdagangan tidak sehat
2. Pengutamaan produk dan pedagang dalam negeri
3. Pengembangan akses usaha UMKM dengan ekonomi digital
4. Perlindungan konsumen dari pedagang dan produk luar negeri
Dari data tahun 2020, UMKM berkonstribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 61,07 persen, atau senilai Rp8.573,89 triliun. Dalam hal ini, UMKM juga menyerap sebanyak 97 persen tenaga kerja dan menghimpun 60,4 persen dari total investasi.
Menanggapi hal itu, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, adanya praktik dagang tidak sehat lewat sistem cross-border di platform e-commerce mengancam UMKM dalam negeri. Perlu adanya dukungan dari pihak terkait untuk turut mendukung arahan presiden dalam mendukung perkembangan UMKM Indonesia.
“Ini menjadi perhatian utama saya. Ditutupnya akses impor di beberapa klaster penting untuk diterapkan para e-commerce. Dengan tujuan untuk memberikan dukungan kepada UMKM untuk bisa berkembang lebih cepat dan kuat,” ujarnya.
(zul)