Sahabat Akhirat, Komunitas Anak-Anak Gaul tapi Sholeh
Fajar adhitya
Rabu, 04 Agustus 2021 - 16:15 WIB
Kegiatan Komunitas Sahabat Akhirat. (Foto: Instagram).
Komunitas Sahabat Akhirat yang berdiri di Kota Bandung, Jawa Barat, menjadi wadah berkumpulnya anak-anak muda. Kelompok ini memiliki slogan 'Gaul tapi Sholeh'. Di dalam kelompok ini, para anggotanya memiliki visi yang sama, yakni saling mengingatkan pada kebaikan.
Dalam akun Instagram @sahabatakhiratt, komunitas ini memiliki sejumlah program kegiatan. Salah satu agenda rutinnya yakni Kismis, Kamis Senyum Manis, yakni acara berbagi kepada kaum dhuafa dan anak-anak yatim.
Melansir laman ayobandung, pengurus komunitas Hendi mengatakan, komunitas ini awalnya terbentuk dari grup tongkrongan yang sekadar sharing setelah kajian (kajian agama). Lalu mereka pun membentuk kelompok dengan nama Sahabat Akhirat.
Komunitas ini bergerak di bidang dakwah dan kegiatan sosial, termasuk di masa pandemi ini mereka memiliki kegiatan menyalurkan sembako untuk warga terdampak Covid-19 dan kebijakan PPKM.
Untuk agenda Kismis, kata dia, diadakan satu bulan sekali setiap hari Kamis. Kelompok ini mengunjungi panti asuhan dan rumah yatim untuk melakukan berbagai kegiatan seru dan tak lupa untuk berbagi di sana.
Gerakan komunitas ini intinya untuk mengenalkan dakwah Islam yang kreatif, terutama di kalangan anak-anak muda, sehingga bisa diterima oleh masyarakat. Komunitas ini juga merangkul banyak pemuda untuk membawa perubahan akhlakul karimah bagi warga sekitar.
"Kami ingin bermanfaat untuk lingkungan sekitar umumnya," ujar Hendi dikutip dari Ayobandung.
Dalam akun Instagram @sahabatakhiratt, komunitas ini memiliki sejumlah program kegiatan. Salah satu agenda rutinnya yakni Kismis, Kamis Senyum Manis, yakni acara berbagi kepada kaum dhuafa dan anak-anak yatim.
Melansir laman ayobandung, pengurus komunitas Hendi mengatakan, komunitas ini awalnya terbentuk dari grup tongkrongan yang sekadar sharing setelah kajian (kajian agama). Lalu mereka pun membentuk kelompok dengan nama Sahabat Akhirat.
Komunitas ini bergerak di bidang dakwah dan kegiatan sosial, termasuk di masa pandemi ini mereka memiliki kegiatan menyalurkan sembako untuk warga terdampak Covid-19 dan kebijakan PPKM.
Untuk agenda Kismis, kata dia, diadakan satu bulan sekali setiap hari Kamis. Kelompok ini mengunjungi panti asuhan dan rumah yatim untuk melakukan berbagai kegiatan seru dan tak lupa untuk berbagi di sana.
Gerakan komunitas ini intinya untuk mengenalkan dakwah Islam yang kreatif, terutama di kalangan anak-anak muda, sehingga bisa diterima oleh masyarakat. Komunitas ini juga merangkul banyak pemuda untuk membawa perubahan akhlakul karimah bagi warga sekitar.
"Kami ingin bermanfaat untuk lingkungan sekitar umumnya," ujar Hendi dikutip dari Ayobandung.
(bal)