Lahannya Dijadikan Lokalisasi, PT KAI Dikritik Pemkot Jaktim: Dijaga Dong
Fajar adhitya
Kamis, 16 Juni 2022 - 08:05 WIB
Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar. Foto: Instagram @m.anwar551
Pemerintah Kota Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) menyentil PT Kereta Api Indonesia (KAI) karena tak menjaga aset lahan kosong di Gunung Antang, Jatinegara. Dengan begitu ada pihak yang menyalahgunakan menjadi kawasan lokalisasi.
Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar menyebutkan, keberadaan lokalisasi tersebut berdampak terhadap masalah sosial yang dapat merugikan masyarakat di sekitar kawasan tersebut. Menurutnya,Pemkot Jaktim pernah menertibkan bangunan liar yang kerap dimanfaatkan sebagai tempat prostitusi dan perjudian di Gunung Antang.
Baca Juga:Jakarta Diguyur Hujan, Prediksi BMKG: Angin Kencang dan Petir Sore Hari
"Jangan sampai fasilitas seperti itu seperti tidak terawat, jadi akhirnya rawan, tawuran, dan sebagainya," kata Muhammad Anwar di Jakarta, Rabu (15/6/2022).
Dia menyebutkan, upaya penertiban di lokasi tersebut tidak efektif karena para pelaku lokalisasi Gunung Antang tidak jera dan tetap melakukan aktivitas akibat tidak ada ketegasan dari pemilik lahan. Lebih lanjut, Anwar mengatakan, Pemkot Jaktim dan PT KAI akan membahas rencana penertiban lokalisasi di Gunung Antang.
"Makanya lahan dijaga dong, kan lahan dia. Masa saya harus jaga lahan PT KAI, saya jaga lahan saya, taman saya jaga, kantor saya jaga, harus dijaga dong," ujar Anwar.
Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar menyebutkan, keberadaan lokalisasi tersebut berdampak terhadap masalah sosial yang dapat merugikan masyarakat di sekitar kawasan tersebut. Menurutnya,Pemkot Jaktim pernah menertibkan bangunan liar yang kerap dimanfaatkan sebagai tempat prostitusi dan perjudian di Gunung Antang.
Baca Juga:Jakarta Diguyur Hujan, Prediksi BMKG: Angin Kencang dan Petir Sore Hari
"Jangan sampai fasilitas seperti itu seperti tidak terawat, jadi akhirnya rawan, tawuran, dan sebagainya," kata Muhammad Anwar di Jakarta, Rabu (15/6/2022).
Dia menyebutkan, upaya penertiban di lokasi tersebut tidak efektif karena para pelaku lokalisasi Gunung Antang tidak jera dan tetap melakukan aktivitas akibat tidak ada ketegasan dari pemilik lahan. Lebih lanjut, Anwar mengatakan, Pemkot Jaktim dan PT KAI akan membahas rencana penertiban lokalisasi di Gunung Antang.
"Makanya lahan dijaga dong, kan lahan dia. Masa saya harus jaga lahan PT KAI, saya jaga lahan saya, taman saya jaga, kantor saya jaga, harus dijaga dong," ujar Anwar.